Page 276 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 276

Judul               KPK Temukan Masalah di Program Kartu Prakerja
                 Nama Media          Kontan

                 Newstrend           Kartu Pra Kerja
                 Halaman/URL         Pg2
                 Jurnalis            redaksi
                 Tanggal             2020-06-20 05:46:00
                 Ukuran              255x279mmk
                 Warna               Halaman Hitam/Putih
                 AD Value            Rp 54.187.500
                 News Value          Rp 162.562.500
                 Kategori            Ditjen Binalattas
                 Layanan             Korpo
                 Sentimen            positive

              Narasumber

              positive - Panji Winanteya Ruky (Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Pra
              Kerja) (Evaluasi dan perbaikan) bersama lembaga pengawas pemerintah dan penegak hukum
              positive - Hadi Subhan (Pengamat ketenagakerjaan dari Universitas) Sedangkan pelatihan di
              Program Kartu Prakerja hanya tutorial yang sama dengan pelatihan gratis yang ada di YouTube
              dan sejenisnya

              Ringkasan

              Polemik  Program  Kartu  Prakerja  kembali  mencuat.  Komisi  Pemberantasan  Korupsi  (KPK)
              mengeluarkan hasil kajian yang menemukan sejumlah masalah atas program pemerintah ini.

              Misalnya, keterlibatan delapan perusahaan platform digital dalam Program Kartu Prakerja tidak
              melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. Temuan KPK menunjukkan, lima
              dari  delapan  perusahaan  tersebut  memiliki  konflik  kepentingan  dengan  lembaga  penyedia
              pelatihan program itu.

              KPK TEMUKAN MASALAH DI PROGRAM KARTU PRAKERJA

              Rekomendasi KPK: pelaksana Program Kartu Prakerja adalah Kementerian Ketenagakerjaan

              Vendy Yhulia Susanto

              Polemik  Program  Kartu  Prakerja  kembali  mencuat.  Komisi  Pemberantasan  Korupsi  (KPK)
              mengeluarkan hasil kajian yang menemukan sejumlah masalah atas program pemerintah ini.

              Misalnya, keterlibatan delapan perusahaan platform digital dalam Program Kartu Prakerja tidak
              melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. Temuan KPK menunjukkan, lima
              dari  delapan  perusahaan  tersebut  memiliki  konflik  kepentingan  dengan  lembaga  penyedia
              pelatihan program itu.

              KPK  merekomendasikan  agar  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  yang  menjalankan
              Program  Kartu  Prakerja,  dan  bukan  Manajemen  Pelaksana  Program  yang  merupakan  unit
              khusus  yang  dibentuk  pemerintah.  Menanggapi  rekomendasi  KPK  itu,  Direktur  Komunikasi
              Manajemen Pelaksana Program Kartu Pra Kerja Panji Wi-nanteya Ruky mengatakan, saat ini


                                                           275
   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280   281