Page 324 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 324
Title UMP TAHUN 2020 NAIK 8,51 PERSEN, MENAKER: JUSTRU BANTU DUNIA USAHA
Media Name suara.com
Pub. Date 18 Oktober 2019
https://www.suara.com/bisnis/2019/10/18/223906/ump-tahun-2020-naik-851 -persen-
Page/URL
menaker-justru-bantu-dunia-usaha
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri meminta semua pihak menerima kebijakan
kenaikan upah minimum provinsi (UMP). Menurutnya, kenaikan UMP sudah sesuai
dengan mandat Undang-undang (UU).
Untuk diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah menetapkan
kenaikan UMP dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 8,51 persen. Kenaikan
UMP tersebut rencananya serentak diumumkan pada 1 November 2019 dan
diberlakukan di tahun 2020.
"Ini sesuatu yang sudah jadi mandat UU. Jadi menurut saya, ini harus diterima
semua pihak. Buruh pun jika ditanya apakah puas dengan kenaikan UMP sekarang?
Kan mereka bilangnya enggak. Jadi kenapa enggak? Sebab ini sesungguhnya situasi
yang win-win solution," katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian di Jakarta pada Jumat (18/10/2019).
Menurut Hanif, kepastian kenaikan upah setiap tahun bisa membantu pengusaha
menyiapkan pengeluaran perusahaan selama setahun.
"Jadi basis dalam penghitungan UMP sudah predictacble ini cara pemerintah bantu
dunia usaha, sementara bagi para pekerja sendiri ada kepastian mengenai kenaikan
upah setiap tahun. Jadi kasarnya tidak perlu rebut rebut, upah naik," jelas dia.
Kendati demikian, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengaku masih banyak
pihak yang tak setuju dengan kebijakan ini. Namun, tambah dia, kebijakan ini tak
hanya didiamkan saja, tapi akan tetap dievaluasi.
"Saya minta, semua pihak untuk terima, baik temen-temen pengusaha, serikat
pekerja. Sambil kita terus menerus evaluasi ke depan. Dengan harapan kabinet
yang akan datang bisa terus lakukan evaluasi," katanya.
Page 323 of 329.

