Page 322 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 322
Title DKI MASIH BAHAS KENAIKAN UMP DKI 2020
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 18 Oktober 2019
https://www.beritasatu.com/megapolitan/580633/dki-masih-bahas-kenaikan -ump-dki-
Page/URL
2020
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah
mengatakan besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI tahun 2020 masih
dibahas di tingkat Dewan Pengupahan DKI.
Meski saat ini sudah dikeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-
m/308/HI.01.00/X/2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019.
Dengan SE ini, diprediksikan kenaikan UMP DKI 2020 sebesar Rp 4,2 juta per bulan atau
naik sebesar 8,51% dibandingkan UMP DKI 2019 sebesar Rp 3,9 juta per bulan.
"Mekanismenya akan tetap melalui proses sidang akhir Dewan Pengupahan DKI. Ya nanti,
di dalam rapat Dewan Pengupahan, kita akan mendengarkan berbagai usulan dari serikat
pekerja, asosiasi pengusaha dan pemerintah seperti apa," kata Andri Yansyah ketika
dihubungi wartawan, Jumat (18/10/2019).
Kemudian dari masukan dari tiga unsur Dewan Pengupahan tersebut akan dirumuskan
menjadi sebuah rujukan atau rekomendasi kepada Gubernur DKI untuk mengeluarkan
Peraturan Gubernur (Pergub) tentang kenaikan UMP DKI 2020.
"Tidak hanya masukan dari tiga unsur di dewan pengupahan saja. Tetapi juga
memperhatikan besaran Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 2019 yang sudah kita lakukan
surveinya. Nanti semuanya itu akan menjadi rekomendasi bagi Gubernur DKI. Yang insya
Allah tanggal 1 November 2019 serentak diumumkan seluruh Gubernur se Indonesia,"
ungkap Andri Yansyah.
Dengan kata lain, lanjut mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI ini, SE Menteri
Ketenagakerjaan akan menjadi dasar atau pedoman bersama besaran harga KHL dan
masukan tiga unsur Dewan Pengupahan untuk menetapkan usulan kenaikan UMP DKI 2020.
Proses pembahasan kenaikan UMP DKI 2020, menurut Andri Yansyah sudah mendekati
tahap akhir. Pihaknya bersama unsur serikat pekerja dan pengusaha sudah melakukan
survei KHL 2019. Hasil survei sudah dimasukkan sehinga sudah ketahuan besaran nilai KHL
2019. Hanya saja, Andri Yansyah belum mau membeberkan besaran nilai KHL 2019.
"Hasil survei KHL ini akan menjadi pedoman dalam rapat Dewan Pengupahan. Saat ini, kita
sudah dua kali mengadakan rapat. Nah ketiga kalinya, rapat terakhir Dewan Pengupahan
untuk menetapkan atau merekomendasikan UMP. Rapat terakhirnya tanggal 23 Oktober
2019," terangnya.
Page 321 of 329.

