Page 317 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 317

Title         MENAKER: UMP 2020 NAIK 8,51% OKE BANGET LAH
               Media Name     cnbcindonesia.com
               Pub. Date      18 Oktober 2019
                              https://www.cnbcindonesia.com/news/20191018173844-4-108227/menaker-ump -2020-
               Page/URL
                              naik-851-oke-banget-lah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menegaskan bahwa kenaikan
               Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sudah memperhitungkan kondisi ekonomi. Ia
               bilang kenaikan UMP sebesar 8,51% masih bisa diterima dunia usaha dan buruh.

               Hanif mengakui kenaikan UMP memang menimbulkan pro dan kontra, dan
               menurutnya hal biasa. Ia mengatakan surat edaran soal UMP soal menyampaikan
               data kepada para gubernur terkait data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi
               nasional tahun 2019.

               "Jadi bukan aku yang mutusin. Yang mutusin tetap kewenangan gubernur sesuai
               ketentuan UU," kata Hanif.
               Ia mengatakan surat edaran untuk mengingatkan aturan, formula, dan data sebagai
               basis dari penetapan upah minimum provinsi tahun 2020 kepada para gubernur.

               "Tentunya di masa seperti sekarang ini kalau naik 8,51% zaman sekarang ini oke
               banget lah," katanya.

               Menteri Tenaga Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri merilis surat edaran soal penetapan
               dan nilai kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020. Pada surat edaran
               tertanggal 15 Oktober 2019, UMP 2020 ditetapkan naik sebesar 8,51% atau lebih
               tinggi dari kenaikan UMP 2019 yang hanya 8,03%.

               Surat edaran bernomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 ihwal penyampaian data tingkat
               inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2019. Sesuai dengan
               Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 terkait Pengupahan, parameter di atas menjadi
               perhitungan kenaikan UMP tahun berikutnya.

               Hanif Dhakiri dalam surat edaran tersebut menjelaskan bahwa inflasi nasional
               tercatat 3,39% dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12%, yang kemudian
               diakumulasi jadi besaran kenaikan UMP 2020.

               "Dengan demikian, kenaikan UMP dan atau UMK 2020 berdasarkan inflasi nasional
               dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,51%," jelas Hanif dalam surat edaran
               dikutip CNBC Indonesia, Kamis (17/10)










                                                      Page 316 of 329.
   312   313   314   315   316   317   318   319   320   321   322