Page 314 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 314
Title UMP NAIK 8,51% TAHUN DEPAN, BURUH DAN PENGUSAHA DIMINTA PATUH
Media Name sindonews.com
Pub. Date 18 Oktober 2019
https://ekbis.sindonews.com/read/1450122/34/ump-naik-851-tahun-depan-b uruh-dan-
Page/URL
pengusaha-diminta-patuh-1571409921
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan, kenaikan Upah
Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51% harus bisa diterima oleh kalangan
buruh dan pengusaha. Pasalnya terang dia, kenaikan UMP tahun depan sudah diatur
oleh Undang-undang (UU) dimana berlaku untuk seluruh provinsi yang berjumlah
34.
"Jadi menurut saya ini harus diterima oleh semua pihak. Buruh pun kalau ditanya
puas terhadap kenaikan UMP jangan bilangnya enggak, kita harus menerima dan
mentaati," ujar Menaker Hanif Dhakiri di Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Sambung dia menambahkan, buruh dan pengusaha harus menghormati ketetapan
kenaikan UMP 2020 yang akan ditetapkan oleh masing-masing Gubernur per 1
November 2019 nanti. "UU juga memberikan ruang bagi pengusaha bila tak kuat
memberikan UMP, maka bisa mengajukan penangguhan. Asalkan jangan sampai tak
memberikan upah di bawah UMP karena ancamannya pidana," jelasnya.
Langkah ini terang dia, untuk memberikan kepastian kepada dunia usaha agar bisa
memprediksi jauh-jauh hari soal kenaikan upah. Selain itu pekerja juga punya
kepastian soal berapa kenaikan upah yang akan mereka terima. "So far jalan. Kalau
nggak kuat bisa mengajukan penangguhan upah. Kan itu mekanisme yang ada.
Kalau nggak bayar kaya gitu, nggak bisa," tandasnya.
Sebagai informasi terdapat 7 provinsi yang harus menyesuaikan UMP sama dengan
KHL, yaitu Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur,
pua Barat, Maluku, Maluku Utara.
Berdasarkan Pasal 63 PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, bagi daerah yang
upah minimumnya pada 2015 masih di bawah nilai kebutuhan hidup layak (KHL),
wajib menyesuaikan upah minimumnya sama dengan KHL paling lambat pada
penetapan upah minimum 2020. Jadi bisa saja 7 provinsi itu kenaikan upahnya
bukan 8,51%.
Berikut perkiraan UMP 2020 di 34 Provinsi:
1. Nangroe Aceh Darussalam dari Rp 2.916.810 jadi Rp 3.165.030
Page 313 of 329.

