Page 319 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 319

Title          RENCANA KENAIKAN UMP DKI JADI RP4,2 JUTA DINILAI MEMBERATKAN
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      18 Oktober 2019
                              https://mediaindonesia.com/read/detail/266260-rencana-kenaikan-ump-dki -jadi-rp42-
               Page/URL
                              juta-dinilai-memberatkan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               RENCANA kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51%, dinilai
               cukup memberatkan pengusaha di DKI Jakarta.

               Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta,
               Sarman Simanjorang, mengatakan, berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri
               Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tentang Penyampaian Data
               Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019,
               memprediksi kenaikan UMP 2020, baik di kalangan pengusaha maupun serikat
               pekerja sebesar 8,51%.

               Jika mengacu kepada laju inflasi 2019 sebesar 3,39% dan pertumbuhan ekonomi
               5,12%,kenaikan UMP 2020 di Indonesia akan mengalami kenaikan 8,51%. Adapun
               pada 2019, UMP naik sebesar 8,03%.

               "Melihat prediksi kenaikan UMP di Indonesia untuk 2020 sebesar 8,51%, maka
               khusus di DKI Jakarta, kenaikan UMP pada 2020 menembus angka Rp4,2 juta per
               bulan. Naik sebesar Rp335.376 jika dibandingkan dengan UMP DKI 2019 yang
               ditetapkan sebesar Rp3,9 juta per bulan," kata Sarman, di Jakarta, Jumat (18/10).

               Sarman menilai kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51% sudah sangat ideal bagi pekerja
               yang baru pertama kali kerja, belum memiliki pengalaman dan masih lajang.
               Namun, bila melihat kondisi ekonomi saat ini, kenaikan tersebut tetap menjadi
               beban berat bagi pengusaha.

               "Apalagi bagi pengusaha di sektor ritel, yang terpukul karena dampak
               perkembangan bisnis online dan industri padat karya. Yang permintaan pembeli
               menurun drastis sebagai gejolak ekonomi global serba perang dagang Amerika dan
               Tiongkok. Termasuk pelaku usaha kelas menengah dan kecil yang kemungkinan
               juga agak berat," ujar Sarman, ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia
               (HIPPI) DKI itu.

               Kendati merasa berat, pengusaha akan menerima kebijakan pemerintah tersebut.
               Berdasarkan PP Nomor 78 tahun 2015, Gubernur DKI akan menetapkan UMP DKI
               2020 pada 1 November 2019.


               Artinya, pengusaha memiliki kesempatan hampir 1,5 bulan untuk mengevaluasi
               apakah memiliki kemampuan untuk melaksanakan kenaikan UMP DKI 2020 sebesar



                                                      Page 318 of 329.
   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324