Page 320 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 320
8,51%. Jika tidak sanggup, pengusaha harus secepatnya mengajukan penangguhan
kenaikan UMP sesuai dengan aturan yang ada.
"Kita berharap agar teman-teman serikat pekerja juga mengerti akan kondisi
ekonomi saat ini. Sehingga tidak meminta kenaikan UMP yang berlebihan. Apalagi
melakukan aksi demo yang mengganggu iklim bisnis dan investasi," ungkap
Sarman.
Dia menambahkan, pada era revolusi 4.0, perkembangan teknologi akan mewarnai
berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan kepada konsumen. Pengusaha harus fokus
pada perbaikan sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja.
"Polemik kenaikan UMP, sudah saatnya kita hentikan. Lebih baik kita fokus
bagaimana agar SDM tenaga kerja kita lebih berdaya saing. Instrumennya adalah
bagaimana kita punya tenaga kerja yang produktif, memiliki skill, kompetensi dan
sertifikasi," ungkap Sarman.
Presiden Joko Widodo saja, lanjutnya, dalam program lima tahun ke depan juga
akan fokus pada peningkatan SDM, termasuk tenaga kerja. Mengingat pada 2045,
Indonesia akan mendapatkan bonus demografi.
"Ini yang kita harapkan ditangkap oleh pengurus serikat pekerja dan serikat buruh.
Untuk membuat program yang nyata dan mensinergikan dengan program
pemerintah. Bagaimana agar SDM tenaga kerja semakin baik, produktivitas semakin
naik dengan skil dan kompetensi yang lebih mumpuni," ujar anggota Dewan
Pengupahan DKI Jakarta.
Para pelaku usaha, tambahnya, siap mendukung perbaikan SDM tenaga kerja.
Sehingga ke depan tenaga kerja Indonesia benar-benar menjadi tuan rumah di
negeri sendiri. Dan tidak takut atau khawatir bersaing dengan tenaga kerja asing.
Page 319 of 329.

