Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 128

Title          BANTU TINGKATKAN REMITANSI, APJATI AKAN TERUS DORONG PENYIAPAN PMI TERAMPIL
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      10 November 2019
                              https://nusantara.rmol.id/read/2019/11/10/409577/bantu-tingkatkan-remi tansi-apjati-
               Page/URL
                              akan-terus-dorong-penyiapan-pmi-terampil
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini mayoritas melalui sektor
               swasta alias private to private.

               Perusahaan swasta yang dikenal dengan Perusahaan Pekerja Migran Indonesia
               (P3MI) merupakan institusi terbesar dalam menyumbangkan devisa ke negara
               setelah pemasukan negara dari sektor minyak dan gas bumi.

               Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) akan terus membantu
               pemerintah dalam menyumbangkan devisa melalui penempatan PMI yang terampil
               ke seluruh manca negara.

               "Mengutip data Bank BRI sampai 2019 tercatat total volume transaksi remitansi
               sebesar Rp 218 triliun," kata Ketua Umum Apjati, Ayub Basalamah dalam
               keterangannya, Sabtu (10/11).

               Menurut Ayub, tantangan ekonomi Indonesia dalam lima tahun ke depan diakui
               cukup berat. Mengutip pendapat Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath, Ayub
               mengatakan ekonomi dunia akan menghadapi masa genting pada 2020 mendatang.

               Kegentingan yang tersirat dalam update Outlook Ekonomi Dunia kuartalan
               meramalkan ekonomi dunia pada tahun ini hanya akan menyentuh 3,2 persen, atau
               turun dibandingkan proyeksi April yang masih 3,3 persen.

               Sementara itu, IMF meramalkan ekonomi dunia tahun 2020 akan tumbuh 3,5
               persen, lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang 3,6 persen.

               Ayub menjelaskan, kelambanan pertumbuhan ekonomi dunia juga akan berimbas
               kepada Indonesia yang salah satunya adalah dalam hal penciptaan lapangan kerja
               di dalam negeri.

               Apalagi Indonesia juga mendapatkan bonus demografi yang diprediksi akan terjadi
               pada 10 tahun ke depan. Yaitu adanya jumlah usia angkatan kerja (15-64 tahun)
               pada 2020-2030 akan mencapai 70 persen, sedangkan 30 persen adalah penduduk
               dengan usia non-produktif (di bawah 15 tahun dan diatas 65 tahun). Bila dilihat dari






                                                      Page 127 of 135.
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133