Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 87
Hong Kong dan diduga teradikalisasi di sana dan menyatakan kesetiaan kepada ISIS
serta membiayai kelompok teror menggunakan gajinya sebagai buruh migran.
Selain Ika terdapat juga Dian Yulia Novi yang merupakan mantan pekerja migran
di Taiwan dan Singapura. Dia ditangkap aparat keamanan karena berencana
meledakkan diri diri di luar istana kepresidenan, baik Ika maupun Dian sudah
dijatuhi hukuman penjara atas rencana teror tersebut.
Baru-baru ini juga Polisi Diraja Malaysia (PDRM) pada September 2019
mengeluarkan rilis telah menangani operasi penangkapan yang mengakibatkan 12
warga negara Indonesia ditangkap karena diduga terlibat tindakan terorisme.
Menurut Ruby, gegar budaya ikut berpengaruh dengan rentannya buruh migran
teradikalisasi kelompok teror. Mereka kemudian membutuhkan saluran untuk
mencari pengampunan lalu menemukannya di dunia maya dan dari situ, kata dia,
sayangnya beberapa berlabuh ke kelompok-kelompok yang salah, yang kebanyakan
ditemukan di sosial media.
Pemerintah, ujar perempuan yang masuk ke 100 tokoh perempuan berpengaruh
versi media Inggris BBC pada 2014 itu, perlu melakukan intervensi baik berupa
upaya preventif atau tindakan tegas lain, mengingat upaya radikalisasi di luar negeri
kepada pekerja migran biasanya dilakukan oleh orang yang berasal dari Indonesia
juga.
"Kita ingin negara benar-benar memikirkan sebelum mereka (pekerja migran)
berangkat, jadi tidak terlambat. Tapi juga Kementerian Agama agar memerhatikan
ustad-ustad yang akan dikirim," ujar Ruby.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta Editor: Zita Meirina COPYRIGHT (c)2019 .
Page 86 of 135.

