Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 89
Berdasarkan data Aprisindo, kinerja ekspor alas kaki pada Januari - Agustus 2019
menurun 12,8% ( year-on-year /yoy). Pada periode yang sama, pasar domestik
dinilai tertekan dengan adanya peningkatan impor yang mencapai 15,7% (yoy).
"Penambahan beban UMSK akan berdampak pada tekanan yang semakin besar."
Lany mengatakan formula perhitungan dalam penetapan upah minimum pada tahun
ini, sebagaimana tertuang dalam PP 78/2015, dinilai tidak bisa mencerminkan
kondisi ekonomi sektoral, khususnya industri padat karya berorientasi ekspor.
Kendati sektor alas kaki sedang tertekan, katanya, formulasi tersebut
memperhitungkan kondisi ekonomi yang tetap menguat sehingga upah minimum
pada 2020 meningkat 8,51%. Kenaikan itu bahkan lebih tinggi dari peningkatan
upah minimum yang mencapai 8,03% untuk 2019.
Apalagi, dia mengatakan dalam 5 tahun terakhir peningkatan upah minimum di
Indonesia menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan China dan Vietnam.
"Pola dan formula kenaikan upah minimum di Indonesia mengakibatkan industri
semakin lama semakin tidak kompetifif dibandingkan negara pesaing," ujarnya.
Page 88 of 135.

