Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 93
Title JOKOWI MINTA EKOSISTEM REGULASI YANG MENDUKUNG LAPANGAN KERJA
Media Name tirto.id
Pub. Date 11 November 2019
Page/URL https://tirto.id/jokowi-minta-ekosistem-regulasi-yang-mendukung-lapang an-kerja-eluv
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Presiden Jokowi memerintahkan kepada para menterinya untuk memperbaiki
ekosistem regulasi sehingga bisa memperbanyak lapangan kerja.
Presiden Jokowi memerintahkan kepada para menterinya untuk memperbaiki
ekosistem regulasi sehingga dapat mendukung penciptaan lapangan kerja. Dalam
rapat terbatas yang diselenggarakan pada Senin (11/11/2019), Jokowi
mengingatkan bahwa penciptaan lapangan kerja ini sejalan dengan program
pembangunan sumber daya manusia yang menjadi tujuan besarnya.
Sebelumnya, Jokowi juga telah meminta kepada jajarannya untuk mengidentifikasi
regulasi-regulasi di kementerian yang menghambat.
"Jika ada yang menghambat segera dipangkas atau diusulkan untuk dipangkas
kepada Presiden. Khusus yang berkaitan dengan mandat dalam undang-undang,
kita kumpulkan dan nanti akan kita lakukan yang namanya omnibus law yang akan
dibahas bersama DPR," ujarnya dalam sesi pengantar rapat terbatas di Kantor
Presiden, Jakarta, seperti dikutip dari Siaran Pers Sekretariat Negara.
Selain itu, Jokowi juga membeberkan hasil pembiacaraannya dengan Menteri
Perdagangan Amerika Serikat, Wilbur Ross, pada 6 November 2019 lalu. Ross
memaparkan, jika ada menteri di negaranya yang hendak mengeluarkan dua
regulasi, maka mereka akan mencabut dua regulasi agar tak terjadi tumpang tindih
atau hambatan.
"Nah, di sini mestinya juga bisa melakukan itu. Menteri kalau mau mengeluarkan
satu permen (peraturan menteri) mencabutnya 40 permen karena permen kita di
sini terlalu banyak," ucapnya.
"Tolong ini nanti dikaji lagi. Keluar satu permen, potong berapa permen. Kalau
Amerika, sekali lagi, satu memotong dua," imbuhnya.
Namun, Jokowi menginginkan agar reformasi regulasi itu diiringi dengan reformasi
birokrasi di kementerian maupun lembaga. Menurut Jokowi, yang terpenting yakni
mengubah cara kerja, pola pikir, dan orientasi prosedur menjadi orientasi hasil.
"Karena sebaik apapun regulasi jika orientasi birokrasi kita belum berubah ini juga
akan menjadi masalah yang berkaitan dengan sumbatan," kata Presiden.
Page 92 of 135.

