Page 208 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 208
Title BERPOTENSI DONGKRAK EKONOMI, OMNIBUS LAW RUU CIPTA MILIKI CATATAN KRITIS
Media Name liputan6.com
Pub. Date 24 April 2020
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4236529/berpotensi-dongkrak-ekono mi-omnibus-
Page/URL
law-ruu-cipta-miliki-catatan-kritis
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta Omnibus Law RUU Cipta Kerja dinilai memiliki potensi positif untuk ekonomi
meski masih ada catatan kritis yang harus dibahas sebelum meloloskan RUU ini.
Ini diungkapkan Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Center for Public Policy
Research (TII) Adinda Tenriangke Muchtar.
Dia mengatakan jika RUU Cipta Kerja sendiri sejak awal memang tidak lepas dari
kebutuhan untuk memenuhi target Pemerintah dalam meningkatkan investasi dan
mendukung kemudahan berusaha di Indonesia.
"Salah satu permasalahan yang menghambat investasi dan kemudahan berusaha
adalah regulasi yang gemuk dan tumpang tindih, sehingga menambah beban biaya
dan waktu, serta lebih jauh mempersulit upaya pembukaan kesempatan lapangan
kerja yang lebih luas," ujar dia dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Jumat
(24/4/2020).
Selain itu, pasar tenaga kerja yang dipersepsikan tidak terlalu fleksibel juga ikut
menghambat investasi di Indonesia dan mempengaruhi daya saing Indonesia.
Dalam studi kualitatif awal TII mengenai Omnibus Law RUU Cipta Kerja ini, TII
mencatat bahwa, data pertumbuhan ekonomi menunjukkan bawa selama lima
tahun terakhir ini Indonesia memasuki kecepatan tumbuh 5 persen per tahun.
Besaran ini memang sudah cukup untuk menempatkan Indonesia di posisi kedua
kelompok negara-negara G20. Namun, tetap ada aspirasi agar Indonesia tumbuh
lebih cepat untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.
Perhitungan kasar menunjukkan bahwa untuk tumbuh dalam kisaran 5,3 sampai 5,5
persen saja diperlukan pertumbuhan investasi antara 8 sampai 9 persen.
Sementara, untuk pertumbuhan yang lebih tinggi dari itu diperlukan pertumbuhan
investasi di atas 10 persen (double digit).
"Namun, faktanya saat ini pertumbuhan investasi dalam kurun waktu 2015-2019
tidak pernah lebih dari 7,94 persen per tahun," ," jelas dia.
Page 207 of 254.

