Page 246 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 246

Title          JOKOWI TUNDA PEMBAHASAN KLASTER TENAGA KERJA, GOLKAR SEBUT TOPIK LAIN JALAN
                              TERUS
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      24 April 2020
               Page/URL       https://www.merdeka.com/politik/jokowi-tunda-pembahasan-klaster-tenaga -kerja-
                              golkar-sebut-topik-lain-jalan-terus.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

















               Merdeka.com -  Presiden Joko Widodo (  Jokowi  ) sudah memutuskan menunda
               pembahasan klaster ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.
               Namun untuk klaster lainnya akan terus berjalan.

               "Iya (pembahasan klaster lain tetap dilakukan). Yang ditunda hanya (klaster)
               naker(ketenagakerjaan)-nya saja. sambil menunggu waktu yang tepat. Untuk
               mendengarkan dari berbagai stakeholder," kata anggota Badan Legislasi (Baleg)
               asal fraksi  Golkar  Firman Soebagyo kepada Merdeka.com, Jumat (24/4).

               "Karena masalah ekonomi kan tidak hanya tenaga kerja saja. Banyak," lanjut dia.

               Firman mengatakan fraksi  Golkar  sepakat jika pembahasan klaster
               ketenagakerjaan ditunda pembahasannya. Sambil mencari waktu yang tepat untuk
               kembali membahas klaster tersebut.

               "Karena itu, kita tentunya sepakat untuk melakukan penundaan itu. Namun nanti
               pada saat yang tepat, baru kita bahas," jelasnya.

               Menurut anggota komisi IV ini, persoalan tenaga kerja memang merupakan
               permasalahan serius. Ini juga menjadi poin yang mendapatkan banyak sorotan dari
               masyarakat.

               "Karena ini kan masalah persoalan pekerja ini kan menjadi persoalan serius. Kan ini
               ada yang pro ada yang kontra. Kedua, pekerja ini kan jumlahnya kan hanya sekitar
               30-40 persen atau yang banyak itu kan sektor informal 70 persen lebih," ujarnya.

               Selain itu, pertimbangan soal merebaknya pandemi Covid-19 pun patut menjadi
               perhatian semua pihak. Termasuk DPR. "Nah situasi kondisi bangsa seperti ini kita
               kan harus pikirkan semua nasib rakyat ini," ucapnya.









                                                      Page 245 of 254.
   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250   251