Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 68

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky
               mengatakan, tidak ada proses tender dalam pemilihan platform tersebut. Proses
               tender tidak dilakukan karena tak ada pengadaan barang dan jasa yang dibayar
               pemerintah pada "platform" tersebut.

               Menurut Panji, yang dilakukan pemerintah adalah memberikan bantuan dana
               kepada masyarakat untuk membeli pelatihan yang disediakan melalui "platform"
               dalam mitra Kartu Prakerja jadi seperti seorang penerima bansos sembako, ketika
               pemerintah memberikan uang ke orang tersebut, orang itu bisa belanja beras dan
               telur ke warung, jadi bukan warungnya yang ditunjuk, tapi masyarakat yang
               diberikan uang.

               Aturan mengenai pelaksanaan Kartu Pra Kerja sendiri tertuang dalam Peraturan
               Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 3 Tahun 2020
               tertanggal 27 Maret 2020 dan Perpres Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 36
               Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu
               Prakerja yang diundangkan pada 26 Februari 2020.

               Hal itu berbeda dengan pernyataan Belva dalam akun twitternya @AdamasBelva
               pada 15 April 2020 yang mengatakan penentuan mitra juga kemudian dilakukan
               independen oleh Kemenko dan PMO, tanpa intervensi siapa pun yang semuanya
               mengikuti proses seleksi dari akhir tahun 2019 yang dibuka untuk umum.

               Pasal 27 Permenko No 3 tahun 2020 menyatakan (1) Lembaga Pelatihan untuk
               dapat ditetapkan sebagai mitra Program Kartu Prakerja mendaftar ke Platform
               Digital untuk dikurasi. (2) Platform Digital menyampaikan hasil Kurasi sebagaimana
               dimaksud pada ayat (1) paling lama 14 hari kepada Manajemen Pelaksana untuk
               dikurasi lebih lanjut. Artinya ke-8 lembaga pelatihan terpilih bahkan sebelum aturan
               legal mengenai pemilihan ditetapkan.

               Presiden Jokowi pada 2 Desember 2019 juga mengakui sendiri bahwa ia meminta
               stafsus milenial membeirkan masukan dan inovasi untuk kebijakan yang dibuat
               pemerintah, contohnya Kartu Pra Kerja.

               "Sudah saya sampaikan kepada mereka coba Kartu Pra Kerja nanti dikonsep,
               dilaksanakan seperti apa agar gampang dikontrol," kata Presiden Jokowi pada 2
               Desember 2019.

               Belva yang sempat menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara
               (LHKPN) senilai Rp1,308 miliar itu pun mengaku sudah mendapat banyak
               pengalaman dan pelajaran berharga selama menjadi stafsus Presiden.

               "Saya merasakan betul bagaimana semangat Bapak Presiden Jokowi dalam
               membangun bangsa dengan efektif, efisien, dan transparan. Sehingga di manapun
               saya berada, di posisi apapun saya bekerja, saya berkomitmen mendukung Presiden
               dan Pemerintah untuk memajukan NKRI," kata Belva dalam suratnya.




                                                       Page 67 of 254.
   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73