Page 183 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 OKTOBER 2021
P. 183

"Kita secara bersama-sama akan mengajak mereka untuk melakukan sebuah pergerakan," ucap
              Siti.
              Demo Buruh di Karawang Sementara itu, ratusan buruh di Karawang juga menggelar aksi unjuk
              rasa di depan Kantor Pemkab Karawang. Mereka menyampaikan berbagai tuntutan terutama
              meminta agar kesejahtaraan para buruh lebih diperhatikan.

              Koordinator aksi dari Federasi Serikat Pekerja Karawang (FSPEK) Kongres Aliansi Serikat Buruh
              Indonesia (KASBI) Raswita mengungkapkan gelaran aksi ini dilakukan serentak oleh KASBI di
              seluruh wilayah di Indonesia, dengan membawa beberapa tuntutan rakyat.

              "Adapun  tuntutannya  itu,  yakni  menuntut  pelayanan  kesehatan  umum  gratis  bagi  semua
              kalangan, peningkatan kesejahteraan hidup bagi kaum buruh dan pensiunan atau korban PHK,
              kebebasan  berserikat  dan  menyampaikan  pendapat,  hancurkan  rasisme  dan  segala  bentuk
              diskriminasi,  perlindungan  terhadap  lingkungan  hidup,  juga  meminta  Pemkab  Karawang
              mendukung pencabutan Omnibus Law dan seluruh PP turunanya; Peraturan Pemerintah No.34,
              No.35, No.36, dan No.37," katanya, Kamis (14/10/2021).

              "Kemudian menolak penghapusan upah sektoral, seperti semula, stop PHK sepihak, stop Union
              Busting dan berikan jaminan kepastian kerja dan kebebasan berserikat, stop kriminalisasi dan
              penangkapan  aktivis,  bebaskan  seluruh  aktivis  gerakan  rakyat  yang  ditangkap  dan
              dikriminalisasi, berikan persamaan hak dan perlindungan bagi Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan
              seluruh buruh Migran, dan sahkan RUU PPRT," ucap Raswita menambahkan.

              Selain itu, pihaknya juga meminta agar seluruh Penyuluh KB (PLKB) dan Penyuluh Perikanan
              (APPBI) diangkat  menjadi  pegawai  ASN,  berikan  gaji  dan  hak-haknya sesuai  ketentuan,  dan
              menuntut  jaminan  perlindungan  kaum  buruh  di  sektor  industri,  pariwisata,  perhotelan,
              perkebunan, pertambangan, perikanan, kelautan, kontruksi, transportasi, driver online atau ojek
              online.

              "Terus jgta berikan vaksin gratis untuk seluruh kaum buruh dan seluruh rakyat Indonesia, usut
              tuntas kasus Korupsi BPJS TK dan Korupsi Bansos Pandemi COVID-19," ungkapnya.

              Sementara itu, pihak buruh yang berunjuk rasa juga menyoroti soal pemberangusan pegawai
              KPK. Mereka memin 58 orang pegawai KPK kembali dipekerjakan seperti semula tanpa syarat
              dan menuntaskan kemiskinan ekstrem yang terjadi di Karawang.

              "Salah  satu  halnya  juga  soal  kemiskinan  ekstrem  di  Karawang,  bagaimana  kinerja  Pemkab
              selama ini," ujarnya.






















                                                           182
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188