Page 102 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 NOVEMBER 2019
P. 102

Title          GUBERNUR JATENG TETAPKAN UMK 2020
                Media Name     antaranews.com
                Pub. Date      20 November 2019
                Page/URL       https://www.antaranews.com/berita/1172980/gubernur-jateng-tetapkan-umk -2020
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive







               Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menetapkan upah minimum
               kabupaten/kota dengan menandatangani Surat Keputusan Gubernur Nomor 560/58
               tahun 2019 tentang penetapan besaran UMK di Provinsi Jateng.

                "UMK tertinggi ada di Kota Semarang yaitu Rp2.715.000, UMK terendah di
               Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp1.748.000. Kenaikan UMK tertinggi ada di Kota
               Tegal sebesar 9,25 persen, sedangkan rata-rata kenaikan UMK di Jateng sebesar
               8,57 persen,' katanya di Semarang, Rabu.

                Ganjar menjelaskan bahwa penetapan telah melalui mekanisme yang ada dan
               mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                "Upah minimum dihitung berdasarkan formula Pasal 44 ayat 2 PP nomor 78 tahun
               2015, sesuai dengan surat Menteri Ketenagakerjaan nomor BM 305 tahun 2019.
               Adapun dasar perhitungan upah minimum sebesar 8,51 persen, dengan perincian
               inflasi nasional sebesar 3,39 persen, dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar
               5,12 persen," ujarnya didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan
               Ttansmigrasi Jateng Susi Handayani.

                Dalam penetapan UMK tersebut, Ganjar mengaku telah memperhatikan
               rekomendasi dari dewan pengupahan Provinsi Jawa Tengah serta bupati/wali kota,
               dimana besaran UMK yang ditetapkan tersebut merupakan murni dari usulan 35
               kabupaten/kota se-Jateng.

                "Meskipun kami punya upah minimum provinsi (UMP), tapi yang kami gunakan
               adalah UMK. Sebab kalau menggunakan UMP, nanti perbedaannya terlalu
               'njomplang' antara kota besar dengan daerah kecil," katanya.

                Ganjar menekankan bahwa UMK ditetapkan hanya untuk pekerja dengan masa
               kerja kurang dari satu tahun, sedangkan pekerja yang sudah lebih dari satu tahun,
               maka besaran upah tidak mengacu pada UMK yang ditetapkan.

                "Silakan dirundingkan secara bipartit antara pekerja atau buruh dengan pengusaha
               di perusahaan. Silakan mereka mengatur besaran upahnya," ujarnya.

                Orang nomor satu di Jateng itu meminta agar semua pihak menerima penetapan
               UMK 2020 ini dan kepada para pengusaha yang keberatan, diberikan waktu untuk
               mengajukan penangguhan.



                                                      Page 101 of 143.
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107