Page 125 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 NOVEMBER 2019
P. 125
Title TERENDAH DI JATENG, UMK BANJARNEGARA PALING KECIL SE-INDONESIA
Media Name tempo.co
Pub. Date 20 November 2019
https://bisnis.tempo.co/read/1274682/terendah-di-jateng-umk-banjarnega ra-paling-
Page/URL
kecil-se-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menetapkan Upah Minimum
Kabupaten dan Kota tahun 2020. Kota Semarang menjadi menjadi kota dengan UMK
tertinggi di Jateng yakni sebesar Rp2.715.000. Adapun UMK terendah adalah untuk
Kabupaten Banjarnegara, yakni senilai Rp1.748.000.
Sebelumnya, dari upah minimum 2020 di 34 provinsi yang telah diumumkan, Jawa
Tengah menempati posisi sebagai provinsi dengan UMP terendah se-Indonesia. Nilai
rata-rata UMP Jawa Tengah dari Rp1.605.396 pada 2019, menjadi Rp1.742.015
pada 2020.
Seperti diketahui, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), selambat-lambatnya
ditetapkan dan diumumkan pada 21 November 2019. Hal ini mengacu pada Surat
Edaran Menteri Nomor B-M/308/HI.01.00/2019.
Sesuai aturan Kementerian Ketenagakerjaan, kenaikan upah minimum regional 2020
telah ditetapkan sebesar 8,51 persen. Kenaikan UMP ini disesuaikan dengan besaran
inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Ganjar mengklaim, penetapan upah minimum itu telah melalui mekanisme yang ada
dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Upah minimum
dihitung berdasarkan formula pasal 44 ayat 2 PP nomor 78 tahun 2015, sesuai
dengan surat Menteri Ketenagakerjaan nomor BM 305 tahun 2019," kata Ganjar di
Puri Gedeh Kota Semarang, Rabu 20 November 2019.
Untuk Jawa Tengah, kenaikan UMK tertinggi tahun ini ada di Kota Tegal. UMK Kota
Tegal tahun 2020 meningkat 9,25 persen dari tahun 2019. Adapun rata-rata
peningkatan UMK di Jateng sebesar 8,57 persen.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menekankan, UMK ditetapkan
hanya untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Pekerja yang sudah
lebih dari satu tahun, besaran upah tidak mengacu pada UMK. "Silakan
dirundingkan secara bipartit antara pekerja atau buruh dengan pengusaha di
perusahaan," kata Ganjar Pranowo.
Page 124 of 143.

