Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MARET 2019
P. 88
Title PETAKAN KEBUTUHAN PEKERJA, BPJS TK GANDENG APINDO
Media Name liputan6.com
Pub. Date 13 Maret 2019
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3915956/petakan-kebutuhan-pekerja -bpjs-tk-
Page/URL
gandeng-apindo
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus memetakan
kebutuhan tenaga kerja pada sektor industri di Indonesia. Salah satu upayanya
yakni menjalin kerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyampaikan, kolaborasi ini
dibangun lantaran pihaknya ingin mendapatkan data seputar kebutuhan para
tenaga kerja di perusahaan Tanah Air.
"Hari ini kita tandatangani kerjasama dengan Pusat Studi Apindo untuk penelitian
dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk pemberian informasi
kebutuhan tenaga kerja," tutur dia di Institut BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, Rabu
(13/3/2019).
Di lain sisi, ia mengatakan, pihaknya telah memiliki data ketersediaan tenaga kerja
dengan berbagai keahlian pada sektor industri nasional.
Adapun BPJS Ketenagakerjaan sendiri pada tahun ini akan mengeluarkan anggaran
Rp 294 miliar untuk membuat program pelatihan vokasional (vocational training)
yang bisa diikuti 20 ribu orang.
Agus menjelaskan, program pelatihan ini ditujukan bagi para peserta BPJS
Ketenagakerjaan untuk berbagai kategori, seperti yang terkena Pemutusan
Hubungan Kerja (PHK), habis kontrak, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang hendak
bekerja di kampung halamannya, hingga yang punya keterbatasan fisik atau
disabilitas.
"Jadi memang yang kita utamakan adalah peserta kita dulu. Ini kan sudah ada
peserta kita. Peserta kita ada yang keluar nih, karena PHK, sakit, dan sebagainya.
Ini mereka akan kita latih," paparnya.
Pelatihan tersebut dikatakannya bakal diberikan dalam bentuk job shifting, yakni
dengan mempelajari keahlian baru pada sektor industri lain sehingga kemampuan
kerjanya bertambah.
"Misalnya, ada pekerja atau peserta kita yang mengalami PHK di bidang industri A.
Sementara ada industri B yang bisa menyerap. Mereka harus dilatih kembali
keahliannya. Kita berikan training ini, dan harapan kita bisa terserap," ujar Agus.
Page 87 of 136.

