Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MARET 2019
P. 92

Title          BPJSTK SIAP TANGGUNG 88 JENIS PENYAKIT AKIBAT KERJA
               Media Name     jogja.antaranews.com
               Pub. Date      13 Maret 2019
                              https://jogja.antaranews.com/nasional/berita/809411/bpjstk-siap-tanggu ng-88-jenis-
               Page/URL
                              penyakit-akibat-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Jakarta (ANTARA) - Pemerintah baru saja mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor
               7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja yang merupakan pengejawantahan
               atas Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2015 khususnya pasal 48 ayat (3) yang
               mewajibkan BPJS Ketenagakerjaaan bertanggung jawab atas 88 jenis penyakit
               akibat kerja (PAK).

               Peraturan ini diimplementasikan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) melalui
               Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan manfaat yang diberikan berupa
               layanan kesehatan dan uang tunai (santunan).

               Direktur Pelayanan BPJSTK Krishna Syarif di Jakarta, Rabu menjelaskan bahwa
               selama ini Program JKK identik dengan kasus kecelakaan kerja yang terjadi di jalan
               menuju atau dari tempat kerja, di lokasi kerja serta perjalanan dinas. Padahal
               perlindungan JKK sangat luas, juga mencakup penyakit yang disebabkan oleh
               lingkungan kerja atau lazimnya disebut Penyakit Akibat Kerja (PAK).

               Krishna menambahkan peserta yang mengalami kecelakaan kerja maupun PAK
               mendapatkan manfaat sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.44 Tahun 2015,
               yaitu pelayanan kesehatan tanpa batas sesuai kebutuhan medis, sampai si peserta
               dapat bekerja kembali.

               Terdapat juga santunan berupa uang untuk meliputi penggantian biaya
               pengangkutan, santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat,
               santunan kematian dan bantuan lainnya, ditambah bantuan beasiswa pendidikan
               anak bagi kecelakaan kerja dan PAK yang berdampak pada kematian.

               "Hampir semua klaim program JKK selama ini untuk kasus kecelakaan kerja pada
               data lima tahun terakhir menunjukkan bahwa jumlah kasus PAK yang dilaporkan
               masih sangat kecil, di bawah 100 kasus. Kasus PAK tersebut didominasi pada
               gangguan tulang belakang, pendengaran, gatal-gatal pada kulit karena zat kimia,
               dan gangguan kulit pada tangan," ujar Krishna.

               Krishna menambahkan, diagnosis untuk peserta mengalami PAK ditentukan
               berdasarkan surat keterangan dokter spesialis yang berkompeten di bidang
               kesehatan kerja. Bahkan, peserta berhak atas manfaat perlindungan PAK meskipun
               sudah tidak bekerja, yaitu maksimal 3 (tiga) tahun sejak hubungan kerja berakhir.





                                                       Page 91 of 136.
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97