Page 132 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 132
"UMK murah, tapi iuran BPJS naik. Pemerintah seakan-akan tidak pro dengan rakyat
kecil," ujarnya.
Dalam unjuk rasa tersebut, FSPMI juga merasa kecewa karena tidak bisa bertemu
langsung dengan Plt. Gubernur Kepri yang sedang berada di luar daerah.
Kedatangan mereka hanya disambut oleh Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza.
Kendati demikian, lanjut Nefrizal, pihaknya mengharapkan Pemprov Kepri
melanjutkan aspirasi buruh ke Presiden, Joko Widodo.
"Karena kewenangan menyangkut PP Nomor 78 Tahun 2015 dan kenaikan Iuran
BPJS Kesehatan merupakan kewenangan pusat bukan daerah," tegas dia.
Dia menambahkan, gelombang unjuk rasa serupa tidak hanya terjadi di wilayah
Kepri, tetapi hampir sebagian besar terjadi di daerah Indonesia lainnya.
Sebelum magrib, para buruh itu kemudian membubarkan diri. Aksi ini mendapat
pengawalan ketat dari pihak Polres Tanjungpinang.
Pewarta: Ogen Editor: Triono Subagyo COPYRIGHT (c)2019 .
Page 131 of 193.

