Page 135 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 135
DINILAI BISA MENGHAMBAT EKSPOR ALAS KAKI, APRISINDO TOLAK KENAIKAN UMSK
Title
TAHUN 2020
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 14 November 2019
https://industri.kontan.co.id/news/dinilai-bisa-menghambat-ekspor-alas -kaki-aprisindo-
Page/URL
tolak-kenaikan-umsk-tahun-2020?page=all
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) menolak adanya Upah Minimum Sektoral
Kabupaten (UMSK) tahun 2020 karena penambahan upah tersebut bakal semakin
memberatkan industri padat karya berorientasi ekspor.
Sebelumnya pada 1 November 2019, sejumlah Pemerintah Provinsi di Indonesia
menetapkan serentak kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di daerahnya.
Penetapan tersebut mengacu pada dasar perhitungan sebagaimana termuat dalam
Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan serta Surat
Edaran Menteri Ketenagakerjaan tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian
Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019.
Dengan mengacu pada perhitungan tersebut upah minimum ditetapkan naik sebesar
8,51% dari tahun 2019.
Ketua Umum Aprisindo Firman Bakri menyatakan UMSK selama ini menjadi beban
tambahan bagi industri khususnya padat karya dan berorientasi ekspor. Beban
tersebut mengakibatkan industri tidak berdaya saing.
"Kami akan menindaklanjutinya dengan membangun komunikasi dengan pemerintah
daerah setempat, di antaranya DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur," jelasnya
Page 134 of 193.

