Page 185 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 185
mengatakan sementara ini, yang diusulkan untuk ditetapkan tersebut adalah UMK
versi pemerintah.
"Bisa diadakan rapat ulang Dewan Pengupahan, untuk mendapatkan satu angka
usulan ke gubernur. Dalam artian, satu angka yang disepakati oleh para pihak, baik
buruh, pengusaha maupun Disnaker," katanya.
Sebelumnya memang ada perbedaan besaran UMK yang diusulkan oleh buruh,
pengusaha dan pemerintah. Buruh mengusulkan agar UMK sebesar Rp2.305.318,
adapun pengusaha mengusulkan besaran UMK Rp2.105.418, sedangkan pemerintah
punya angka Rp2.158.327.
Namun yang dilaporkan ke Bupati untuk diusulkan ke Gubernur, hanyalah yang versi
pemerintah. Padahal, tiga pihak berbeda ini belum pernah membahasnya.
"Karena usulan yang kemarin, itu belum dibahas, yang tiga angka itu. Kita ingin
mencoba membahas," jelasnya.
Dwi menyebut belum jelasnya angka tersebut membuat Aliansi Serikat Pekerja dan
Serikat Buruh Cilacap mendatangi Dinakerin untuk menuntut, agar dilakukan
pembahasan ulang usulan tiga angka yang berbeda dan segera direkomendasikan
kepada bupati untuk ditetapkan Gubernur Jawa Tengah sebagai UMK Cilacap.
Dia mengemukakan, Disnakerin sebelumnya tak bersedia membahas kembali angka
yang telah diusulkan tersebut. Namun, setelah didemo ratusan buruh dan dimediasi
oleh Polres Cilacap, Disnakerin akhirnya mau membahas ulang besaran UMK
Cilacap.
"Hasilnya seperti apa, kita belum bisa mengatakan apa-apa karena belum dibahas.
Kami mendapatkan hasil bahwa Disnakerin siap membahas ulang UMK 2020,"
ucapnya.
Page 184 of 193.

