Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 180

Dijelaskannya, dari keluhan buruh diketahui bahwa kondisi PT Tyfountex menurun
               sejak 10 tahun lalu. Puncaknya terjadi pada awal tahun 2019 dimana ada 1.100

               karyawan terkena PHK. Pada kondisi tersebut karyawan tetap menerima PHK meski

               sudah puluhan tahun bekerja.


               "Sebanyak 1.100 karyawan bisa memaklumi perusahaan dengan tetap menerima

               PHK. Para karyawan terkena PHK ini hanya protes soal pembayaran uang pesangon
               karena sudah menjadi hak mereka. Apakah pihak perusahaan tidak bisa bersikap

               sama memaklumi kondisi karyawan," ujarnya.



               Protes dilakukan 1.100 karyawan terkena PHK karena pembayaran uang pesangon
               macet. Sebab pesangon untuk September-Oktober belum dibayar. Karyawan

               semakin resah setelah muncul informasi pembayaran uang pesangon akan dilakukan

               PT Tyfountex molor dari 30 kali atau bulan menjadi 60 kali atau bulan.


               "Uang pesangon itu hak para karyawan untuk memulai hidup kembali setelah tidak

               memiliki pekerjaan. Usia mereka sudah tua dan sangat sulit kembali dapat kerja

               formal," lanjutnya.


               Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Bahtiyar Zunan

               mengatakan, mediasi terus dilakukan dan difasilitasi. Namun ternyata tetap mentok
               dan belum menghasilkan sebuah kesepakatan. Baik karyawan dan PT Tyfountex

               tetap bersikukuh pada sikap masing masing. Karena itu penyelesaian akan dilakukan

               melalui jalur PHI.


               "Sudah ada salurannya. Tahapan telah dilalui baik mediasi internal maupun

               melibatkan kami dinas. Namun hasilnya belum ada kata sepakat dan mentok.

               Tahapan selanjutnya akan diselesaikan melalui jalur PHI," ujarnya.









                                                      Page 179 of 193.
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185