Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 119
suami sedang capek, maka pekerja sebagai istri harus memaklumi demi jalannya
roda perusahaan.
Pengusaha pun diminta tetap memperhatikan kesejahteraan pekerjanya, karena
upah dibutuhkan untuk keberlangsungan penghidupan pekerja. Tetapi kondisi
wabah Covid-19 tidak memungkinkan, sehingga perlu ada musyawarah untuk
mencapai mufakat dalam pembayaran upah maupun THR pekerja.
Sudrajat menyebutkan, THR merupakan hal yang sudah dipersiapkan oleh
perusahaan sehingga bisa dibagikan. Namun, apabila kondisi wabah Covid-19
menyulitkan pengusaha membayarkan upah apalagi THR, maka perlu ada diskusi
dengan pekerja/buruh untuk mencari solusi bersama.
"Makanya saya bilang, harapnya saya perlu kearifan dan kebijaksanaan dari semua
pihak (pekerja dan pengusaha), dalam kondisi normal itu suatu yang wajar dan
logis. Tapi kondisi berbeda saat ini, tentu situasi pandemi ini mempengaruhi itu,"
katanya.
Sudrajat mengimbau kepada pengusaha tetap memperhatikan nasib pekerja untuk
sedapat mungkin memberikan upah atau THR normal. "Tapi kalau terpaksa harus
dibicarakan, jangan pengusaha satu pihak mengambil langkah, artinya semua itu
kalau dikomunikasikan barang kali bisa dipahami oleh para pekerja," kata Sudrajat..
Page 118 of 184.

