Page 121 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 121
Title KARTU PRAKERJA, LIPI: 48,5 PERSEN PENCARI KERJA KURANG YAKIN
Media Name tempo.co
Pub. Date 05 Mei 2020
https://bisnis.tempo.co/read/1338857/kartu-prakerja-lipi-485-persen-pe ncari-kerja-
Page/URL
kurang-yakin
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Lembaga
Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia melakukan survei
online terkait dampak pandemi Covid-19 terhadap pekerja di Indonesia. Hasilnya,
48,5 persen dari responden pencari kerja mengaku kurang optimis dengan Kartu
Prakerja yang jadi andalan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Namun, LIPI dan FEB UI tidak menjelaskan alasan mayoritas responden merasa
kurang optimis. Kedua lembaga hanya mengatakan seperempat dari responden
justru optimis dengan program penanganan PHK dari pemerintah ini.
"25,8 persen mempunyai sikap optimis," kata Peneliti Bidang Ketenagakerjaan,
Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Ngadi, dalam keterangan resmi di Jakarta,
Senin, 4 Mei 2020.
Menurut Ngadi, optimisme tetap muncul karena 43,8 persen responden mengaku
sudah diterima bekerja dan tinggal menunggu panggilan. Mereka pun mengaku
sudah memiliki keterampilan yang dibutuhkan pemberi kerja yaitu 32,1 persen.
Kemudian, 15,5 persen percaya pandemi akan segera berakhir. "Selain itu 8,6
persen responden mengaku percaya pemerintah menjamin kondisi perekonomian
akan kembali pulih," kata Ngadi.
Adapun survei ini dilakukan terhadap 1.112 pekerja. Distribusi responden pun dibagi
merata sesuai penduduk di setiap pulau. Dari survei tersebut, 65 persen responden
terdampak Covid-19 terpaksa bekerja dari rumah. Sisanya kena PHK maupun
dirumahkan untuk sementara waktu.
Sebelum, sejak awal April 2020, pemerintah telah membuka pendaftaran program
Kartu Prakerja. Hingga 29 April kemarin, sebanyak 8,6 juta orang telah ikut dalam
dua gelombang pendaftaran Kartu Prakerja. Program ini pun terus jalan meski
menuai pro kontra di masyarakat.
Lebih lanjut, LIPI mencatat sebanyak 76 persen responden telah mendapat
informasi mengenai Kartu Prakerja. Akan tetapi, baru 24 persen yang telah
mendaftar. Alasan terbanyak yaitu 52 persen adalah karena ingin mencoba peluang
yang ditawarkan pemerintah. - FAJAR PEBRIANTO.
Page 120 of 184.

