Page 122 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 122
Title KEMNAKER TUNDA KEDATANGAN 500 TKA CHINA KE SULTRA
Media Name detik.com
Pub. Date 05 Mei 2020
https://news.detik.com/berita/5002767/kemnaker-tunda-kedatangan-500-tk a-china-ke-
Page/URL
sultra
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan menunda
rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Konawe, Sulawesi
Tenggara sampai menunggu kondisi dalam keadaan normal dan dinyatakan aman.
Kepala Biro Humas Kemnaker R. Soes Hindharno mengatakan Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menginstruksikan kepada Plt Dirjen Binapenta
Aris Wahyudi untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait
merebaknya polemik rencana kedatangan 500 TKA China tersebut.
"Kita putuskan untuk menunda rencana kedatangan 500 TKA sebagai upaya
memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19. Selanjutnya kita akan terus
berkoordinasi dengan Gubernur dan ketua DPRD Provinsi terkait hal tersebut," kata
Karo Humas Soes dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020) Penundaan ini
telah memperhatikan usulan dan aspirasi yang berkembang terkait rencana
kedatangan 500 TKA China ke Konawe, Sulawesi Tenggara, khususnya pandangan
Gubernur Sulawesi Tenggara dan Ketua DPRD Sulawesi Tenggara yang telah
disampaikan melalui surat resmi.
Soes menjelaskan Kemnaker telah memerintahkan PT Virtue Dragon Nickel Industry
dan PT Obsidian Stainless Steel yang berencana mendatangkan 500 tenaga kerja
asing (TKA) asal China ke Konawe, Sulawesi Tenggara untuk menunda rencana
kedatangannya. Pemerintah berharap pandemi COVID-19 ini segera berakhir
sehingga situasi ekonomi dapat segera pulih dan kesempatan kerja semakin
terbuka.
Sebelumnya, kedatangan TKA China itu ditolak oleh berbagai pihak. Salah satunya
dari DPRD Sulawesi tenggara, ramai-ramai para pimpinan DPRD tidak sepakat
dengan kedatangan TKA China di tengah pandemi Corona.
Ketua DPRD Sultra Abdurahman Saleh menuturkan kebijakan tersebut diambil bukan
karena anti-China. Melainkan, antisipasi karena China merupakan negara yang
menjadi asal virus Corona. Dia menegaskan akan memimpin aksi penolakan jika 500
TKA dipaksakan tetap datang ke Sultra.
"Jadi bukan karena anti-Tiongkok, tapi saat ini ada pandemi dan kita tahu asalnya
itu dari Wuhan jadi kita antisipasi. Saya pimpin langsung aksi jika dipaksa datang,"
ujar Abdurrahman Saleh. (prf/ega)
Page 121 of 184.

