Page 165 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 165

Title          INDEKS MANUFAKTUR ANJLOK JADI PERTANDA BURUK BAGI INDONESIA
               Media Name     lokadata.id
               Pub. Date      05 Mei 2020
               Page/URL       https://lokadata.id/artikel/indeks-manufaktur-anjlok-jadi-pertanda-bur uk-bagi-indonesia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive


















               Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, angka Purchasing Managers Index (PMI)
               Indonesia turun tajam hingga level 27,5 per April 2020. Penurunan ini berarti buruk
               bagi masa depan perekonomian nasional.


               Penurunan PMI Indonesia ini tercatat dan dirilis oleh lembaga IHS Markit. Dalam
               keterangan resminya, lembaga ini menyebut tingkat PMI Indonesia kali ini
               merupakan yang terendah sejak survei mulai dilakukan, sembilan tahun silam.

               Penurunan tajam PMI Indonesia dari posisi Maret yang masih di level 45,3 disinyalir
               lantaran dampak pandemi Covid-19. Penanganan Covid-19 dengan sejumlah aturan
               demi membatasi kegiatan industri dan perusahaan mempengaruhi indeks
               manufaktur Indonesia.

               "Indeks output anjlok ke posisi terendah, menunjukkan penurunan bulanan terbesar
               pada produksi sejauh ini dalam 9 tahun pengumpulan data," tulis IHS Markit seperti
               dikutip, Selasa (5/5/2020).

               Penurunan PMI selalu dipandang negatif, di manapun hal ini terjadi. Alasannya,
               indeks manufaktur sudah menjadi tolak ukur bagi calon investor dan pelaku
               ekonomi, terhadap ramalan masa depan perekonomian di suatu negara.

               Semakin tinggi tingkat PMI, maka itu berarti adanya optimisme dari para pelaku
               usaha melihat prospek pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Hal sebaliknya
               berlaku. Karena itu, penurunan PMI menjadi momok bagi mayoritas negara saat ini.

               PMI juga dipercaya menjadi penunjuk arah pertumbuhan ekonomi suatu negara.
               Jika PMI suatu negara konsisten di atas 42, maka diprediksi ada pertumbuhan
               ekonomi yang ekspansif di sana. Prediksi resesi akan muncul jika "secara berturut-
               turut angka indeks berada di bawah 42," tulis Thebalance.


               Kontraksi dua arah

               Menurut IHS Markit, penurunan tajam PMI Indonesia bulan lalu terjadi lantaran
               adanya tekanan pada sisi produksi dan konsumsi barang-barang hasil industri.



                                                      Page 164 of 184.
   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170