Page 199 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 199
Judul Pengusaha Respons soal Tuntutan Kenaikan Upah Buruh
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211102145101-92-
715567/pengusaha-respons-soal-tuntutan-kenaikan-upah-buruh
Jurnalis CNN Indonesia
Tanggal 2021-11-02 15:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Adi Mahfud (Ketua Bidang Organisasi Apindo) Harus berdasarkan inflasi yang ada di
provinsi masing-masing itupun year-on-year. Dalam artian dari September ke September dan
kami juga masih menunggu ketetapan BPS
negative - Adi Mahfud (Ketua Bidang Organisasi Apindo) Dari serikat pekerja ingin kenaikan upah
7-10 persen, itu berdasarkan asumsi pasar sendiri. Seyogyanya hal tersebut tidak
direkomendasikan dalam UU Cipta Kerja maupun PP Pengupahan
Ringkasan
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merespons maraknya aksi buruh yang menuntut
kenaikan upah minimum hingga 10 persen pada 2022. Ketua Bidang Organisasi Apindo Adi
Mahfud mengatakan ketentuan kenaikan upah buruh kini telah diatur oleh Peraturan Pemerintah
(PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Aturan ini merupakan turunan dari Undang-
Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
PENGUSAHA RESPONS SOAL TUNTUTAN KENAIKAN UPAH BURUH
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merespons maraknya aksi buruh yang menuntut
kenaikan upah minimum hingga 10 persen pada 2022.
Ketua Bidang Organisasi Apindo Adi Mahfud mengatakan ketentuan kenaikan upah buruh kini
telah diatur oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Aturan
ini merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Ia mengatakan kenaikan upah buruh harus didasari oleh beberapa hal, salah satunya tingkat
inflasi yang terjadi di daerah masing-masing. Untuk itu, pihaknya tengah menunggu rilis Badan
Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi yang akan dirilis dalam waktu dekat.
198

