Page 66 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 66

naik setelah pada tahun lalu diputuskan tidak berubah, meskipun ada beberapa daerah yang
              memaksakan upah tetap naik.
              Mendapat sinyal dari pemerintah itu, kemudian kelompok serikat pekerja membuat perhitungan
              dan  menginginkan  agar  upah  bisa  naik  di  kisaran  7%—10%.  Konfederasi  Serikat  Pekerja
              Indonesia (KSPI) memperhitungkan kenaikan sebesar itu dengan mengacu pada aturan lama.
              Alasannya, mereka menilai UU Cipta Kerja masih dalam uji materiil di Mahkamah Konstitusi.

              Sementara  itu,  hitungan  dari  ekonom  Universitas  Indonesia  menyebut  kenaikan  upah  akan
              berada di bawah 5%, sedangkan Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia menghitung kenaikan
              upah sekitar 2%. Adapun, Asosiasi Pengusaha Indonesia terkini pada Selasa (2/11) menyatakan
              masih menunggu data BPS sebagai dasar pertimbangan.

              Yang  jelas,  Apindo  meminta  setiap  kepala  daerah  untuk  patuh  menetapkan  besaran  UMP
              berdasarkan acuan PP No. 36/2021. Dengan demikian, UMP 2022 yang kelak ditetapkan akan
              membawa keteduhan bagi semua pihak dan tidak setiap tahun dipermasalahkan.
              Berdasarkan jadwal Kementerian Ketenagakerjaan, UMP 2022 ini paling lambat diumumkan pada
              21  November  2021.  Akan  tetapi,  karena  jatuh  pada  hari  Minggu  maka  pengumuman  itu
              dimajukan menjadi 19 November 2021.

              Berapa pun besar kenaikan itu, harian ini berharap UMP 2022 dapat ditetapkan melalui skema
              win-win  yang  bisa  diterima  semua  pihak.  Tentunya  solusi  bersama  ini dapat  diambil  setelah
              mendengarkan  masukan  dari  berbagai  pihak  yang  meliputi  pekerja,  pengusaha,  dewan
              pengupahan, dan para akademisi.

              Dengan demikian, UMP 2022 berada dalam titik yang seimbang, sehingga tidak ada satu pihak
              yang merasa dirugikan. Apalagi roda perekonomian baru saja bergerak kembali setelah hampir
              1,5 tahun berada dalam pembatasan kegiatan di berbagai sektor usaha.

              Dalam situasi pandemi yang belum berakhir, kemudahan berusaha menjadi salah satu faktor
              penting guna memastikan perekonomian tetap berjalan. Kondisi pandemi juga menuntut adanya
              percepatan pemulihan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja di tengah masyarakat.

              Rencana kenaikan UMP 2022, berapa pun besarannya, diharapkan dapat menjadi angin segar
              yang  mampu  menggerakan  sisi  konsumsi  rumah  tangga  setelah  pemerintah  sebelumnya
              memutuskan untuk tidak menaikkan upah pada tahun ini, karena pertimbangan faktor ekonomi
              akibat pandemi Covid-19.


























                                                           65
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71