Page 58 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 58
Bambang mencontohkan, pemerintah Finlandia memberikan kursus gratis kepada
warganya yang mau belajar soal coding, yang mana menjadi bahasa dasar
komputer. Tak heran, Finlandia banyak menghasilkan ahli IT karena dukungan
pemerintahnya.
Namun, kursus ditujukkan tak hanya bagi yang ingin menjadi ahli komputer, tapi
masyarakat secara umum. Meski sudah punya keahlian di bidang lain, orang
tersebut boleh mencoba mempelajari coding hingga merumuskannya dalam suatu
program atau sistem. Siapa tahu, orang tersebut punya kemampuan menguasainya.
"Ini akan menjadi nilai tambah dia, bahwa dia bisa coding. Sehingga lapangan kerja
jadi lebih inklusif, memberikan kesempatan setiap orang untuk menciptakan skill
atau reskilling, atau upskilling atau ditingkatkan kualitasnya," kata Bambang.
Nantinya, kata Bambang, Kartu Prakerja akan diarahkan ke sana. Misalnya, ada
siswa lulusan SMA dan sederajat maupun mahasiswa yang baru lulus universitas
atau politeknik, bisa ikut pelatihan di bidang tertentu.
Kartu Prakerja nanti diserahkan kepada penyelenggara kursus dan biayanya
ditanggung negara melalui kartu sakti itu. Selesai program pelatihan keterampilan
itu, lulusannya akan mendapatkan sertifikat.
"Kalau kursus yang paling penting dia punya sertifikat bahwa dia bisa bekerja apa
dengan level apa. Kursus kan tidak langsung jadi profesional, tapi paling tidak sudah
menguasai basic-nya," kata Bambang.
Kontroversi saat kampanye Jokowi
Saat kampenye Pilpres 2019, hampir di setiap daerah yang disambanginya Jokowi
selalu memamerkan Kartu Prakerja. Kartu sakti lainnya yang juga sering ditampilkan
saat kampanye yaitu Kartu Sembako Murah dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
"Kalau belum dapat pekerjaan, kartu itu juga akan memberikan kayak honor, kayak
gaji. Tapi jumlahnya berapa masih kita rahasiakan. Nanti," kata Jokowi yang
merupakan calon presiden nomor urut 1 saat kampanye di Kendari seperti dikutip
Kompas.com, Senin (30/12/2019).
Selanjutnya, di kesempatan kampanye lain di Tangerang, Jokowi mengatakan,
lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga karyawan mengalami pemutusan
hubungan kerja (PHK) akan mendapatkan pelatihan dengan Kartu Prakerja serta
mendapatkan insentif honor.
"Pelatihan skill meningkat sehingga cepat mendapatkan pekerjaan tapi kalau belum
dapat kerja dapat insentif honor. Yang enggak setuju, silakan maju saya kasih
sepeda, awas kalau maju," ujarnya.
Page 57 of 234.

