Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 62
Title RIBUAN BURUH DI JABAR KENA PHK SELAMA PANDEMI VIRUS CORONA
Media Name kompas.com
Pub. Date 08 April 2020
https://regional.kompas.com/read/2020/04/08/08205091/ribuan-buruh-di-j abar-kena-
Page/URL
phk-selama-pandemi-virus-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
BANDUNG , - Ribuan buruh di Jawa Barat terkena pemutusan hubungan kerja
(PHK) selama pandemi virus corona atau Covid-19.
Menurut data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa
Barat, hingga 5 April 2019, tercatat 5.047 buruh yang diputus kontrak kerjanya.
Kepala Disnakertrans Provinsi Jabar M Ade Afriandi telah menyampaikan verifikasi
data perusahaan dan buruh yang terdampak Covid-19.
Laporan itu tertuang dalam surat bernomor 560/1533/Dianakertrans yang ditujukan
kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja.
Hasil verifikasi sementara, terdapat 1.476 perusahaan yang terdampak Covid-19
dengan jumlah buruh terdampak mencapai 53.465.
Rinciannya, 34.365 buruh diliburkan, 14.053 buruh dirumahkan dan 5.047 PHK.
"Itu masih data sementara, karena pengumpulan data masih berjalan di daerah,"
kata Ade saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (8/4/2020).
Produktivitas menurun Ade menuturkan, dampak dari pandemi Covid-19 membuat
perusahaan mengalami berbagai masalah..
Misalnya seperti penurunan produktivitas karena kesulitan bahan baku, penurunan
hingga pembatalan pesanan.
"Perusahaan juga kesulitan dalam pendistribusian produk, kesulitan spare part
mesin produksi, dan penurunan omzet," ujar dia.
Ade menjelaskan, salah satu antisipasi awal menyikapi dampak tersebut yakni
dengan menyediakan program jaminan sosial dari Pemprov Jabar sebesar Rp
500.000 per bulan.
Ada pula program Kartu Prakerja dari pemerintah pusat.
"Jadi, instruksi Gubernur kami jalankan selain melakukan pendataan dan
pengawasannya, juga pemberian layanan pengaduan online melalui hotline
08112121444," kata Ade.
Page 61 of 234.

