Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 111

Di tingkat mahasiswa, Ketua BEM UI Fajar Adi Nugroho juga mengaku mengalami
               peretasan. Ia mengaku gawainya diretas. "Kebetulan yang saya alami berupa
               peretasan gawai," ujarnya.


               Koalisi mencatat, masih banyak terjadinya upaya intimidasi terhadap aktivis,
               misalnya pada Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang kerap
               melontarkan kritik keras di bidang lingkungan kepada pemerintah. Walhi Yogyakarta
               bahkan sempat didatangi anggota polisi dan TNI.

               Syahdan Husein dari Gejayan Memanggil juga disebut mengalami intimidasi. Selain
               itu, koalisi menyebut percobaan peretasan akun Twitter dialami oleh Koordinator
               Jaringan Desa Kita R Sumakto @DesaKita2 dan akun Facebook seorang jurnalis
               Mawa Kresna.

               Sementara itu, koalisi juga mencatat, kriminalisasi menimpa tiga pemuda pegiat Aksi
               Kamisan Malang di Tangerang. Rio Imanuel, Aflah Adhi, dan Muhammad Riski
               adalah pemuda yang aktif dalam gerakan-gerakan berbasis edukasi dan solidaritas.
               Terakhir, peneliti kebijakan publik Ravio Patra Asri juga sempat ditangkap setelah
               ponselnya diretas. Sementara itu, pengawasan aktivitas oleh kepolisian maupun
               orang tak dikenal dialami setidaknya oleh Solidaritas Pangan Yogyakarta sebanyak
               dua kali dan LBH Medan empat kali.

               Koalisi menilai keseluruhan tindakan tersebut memiliki kesamaan, yaitu tidak pernah
               ada proses hukum terhadap pelakunya. Hal itu secara gamblang berbeda dengan
               proses hukum terhadap masyarakat yang dianggap menghina presiden atau pejabat
               lainnya.

               Kondisi tersebut, menurut koalisi, menunjukkan kepolisian bukannya tidak mampu
               mengungkap siapa pelakunya, melainkan tidak mau. "Kami melihat hal itu sebagai
               sebuah pelanggaran terhadap negara hukum. Persamaan di depan hukum tinggal di
               atas kertas.

               Karena itu, desakan kami harus diungkap," kata Asfinawati menegaskan.

               Karena itulah, Fraksi Rakyat Indonesia (FRI) meminta penghentian segala jenis teror
               dan intimidasi terhadap rakyat di tengah pandemi Covid-19. Mereka juga meminta
               pelaku penebar ketakutan termasuk pelaku peretasan diungkap. Koalisi meminta
               tanggung jawab negara untuk tetap menjaga demokrasi dan hak asasi manusia
               (HAM).


               Pemerintah juga diminta mengevaluasi kepolisian dan pihak-pihak yang seharusnya
               menjaga keamanan masyarakat. Di samping itu, FRI meminta DPR menjalankan
               fungsinya melakukan pengawasan kepada pemerintah dengan lebih saksama.













                                                      Page 110 of 261.
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116