Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 131
Title PENGUSAHA TAK MAMPU BAYAR THR HARUS DIBUKTIKAN LEWAT AUDIT KEUANGAN
Media Name liputan6.com
Pub. Date 28 April 2020
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4239382/pengusaha-tak-mampu-bayar -thr-harus-
Page/URL
dibuktikan-lewat-audit-keuangan
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta pengusaha untuk
membayar Tunjangan Hari Raya ( THR ) secara penuh.
"Pengusaha yang mengatakan rugi sehingga tidak mampu membayar Tunjangan
Hari Raya (THR)," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangannya, Selasa
(28/4/2020).
Ia juga menyesalkan sikap Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang
memberi restu perusahaan yang arus kasnya tertekan untuk mencicil atau menunda
pembayaran THR.
"KSPI tidak setuju dengan sikap Menaker," tegasnya.
Lebih lanjut Iqbal mengingatkan, Menaker tidak boleh terlalu pro pengusaha tetapi
mengabaikan hak buruh termasuk THR .
"Kalau perusahaan mengatakan rugi, maka perusahaan harus membuat laporan kas
dan neraca keuangan selama 2 tahun terakhir untuk diperiksa oleh pemerintah
melalui kantor akuntan publik," ujarnya.
Dari hasil audit itulah, menurutnya dapat diketahui perusahaan benar-benar rugi
atau sekedar cari-cari alasan.
"Termasuk, kita akan tahu, masih ada cadangan kas atau tidak," katanya.
Menurut Said, audit keuangan seperti ini memberikan keadilan bagi kaum buruh.
Bukan dengan seenaknya mengatakan rugi dan tidak bisa bayar upah dan THR.
"THR dan upah harus dibayar penuh agar daya beli buruh saat lebaran dan pandemi
corona tetap terjaga. Sehingga konsumsi masyarakat tetap baik," tutupnya..
Page 130 of 261.

