Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 OKTOBER 2019
P. 32
Title TIGA SRIKANDI DI KABINET JOKOWI INI BERPELUANG DIPERTAHANKAN
Media Name jawapos.com
Pub. Date 08 Oktober 2019
https://www.jawapos.com/nasional/08/10/2019/tiga-srikandi-di-kabinet-j okowi-ini-
Page/URL
berpeluang-dipertahankan/
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Sejumlah nama menteri yang menjabat di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode
pertama diprediksi punya peluang besar diangkat lagi menjadi menteri. Mereka yang
memiliki kans besar dipertahankan Jokowi adalah menteri-menteri yang berprestasi.
Lantas siapa saja sosok yang dinilai berprestasi dan bakal dipilih oleh Jokowi nanti?
Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen
Nusantara (LSIN), Yasin Mohammad menilai sejumlah menteri yang berlatar
belakang profesional punya peluang lebih besar dilantik lagi. Pasalnya menurut
Yasin, menteri-menteri dari kalangan profesional lebih tampak kinerjanya.
Yasin mencontohkan, sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
memiliki kinerja bagus. Meskipun ada kebijakan kontroversial seperti melarang
nelayan menggunakan cantrang.
Namun, hal itu tak lain demi menjaga sumber daya laut. Apalagi berdasarkan studi
yang pernah dilakukan, penggunaan cantrang terbukti merusak sumber daya laut
dan ekosistem karang.
Selain itu, Yasin mengungkapkan prestasi Susi adalah melawan illegal fishing.
Bahkan, menteri nyenterik itu tidak segan-segan melakukan penenggelaman kapal.
"Dalam konteks penenggelaman Ibu Susi paling tinggi. Prestasinya dalam law
enforcement atau perang melawan illegal fishing patut diapresiasi," ujar Yasin saat
dihubungi, Selasa (8/10).
Selain Susi, menteri lain yang berpeluang dipertahankan adalah Menteri Keuangan
Sri Mulyani Indrawati. Meski kebijakan-kebijakannya tidak ada yang revolusioner,
namun terbukti mampu menyeimbangkan neraca keuangan negara.
"Kunci keuangan negara itu ada di Ibu Sri Mulyani. Pola yang dimainkan adalah
kebijakan ekonomi liberal. Membuka lebar-lebar akses investasi dari luar. Investasi
ini dibuka dalam rangka menyeimbangkan neraca keuangan. Tidak ada kebijakan
monumental, tapi di politik Sri Mulyani berpotensi di pilpres 2024," katanya.
Page 31 of 66.

