Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 OKTOBER 2019
P. 65
Menurut Royke, kehadiran program jaminan sosial ketenagakerjaan ini merupakan
bukti kehadiran negara untuk melindungi masyarakatnya yang bekerja.
Royke mengatakan, di Minahasa peserta BPJS Ketenagakerjaan berjumlah 7.208
pekerja.
Di antaranya aparat desa 3.534, tenaga harian lepas 3.296, dan perusahaan yang
ikut ada 578. Sementara, desa sadar BPJS Ketenagakerjaan di Minahasa sudah ada
tujuh Desa yaitu di kanonang ada lima desa dan sisanya di Koka Barat dan Desa
Pulutan.
Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku, Toto Suharto
mengatakan, pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Minahasa
didukung oleh pemerintah daerah. Bahkan, sudah ada peraturan bupati (perbup)
mengenai kewajiban kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, ada juga nota kesepahaman tentang penyelenggaraan jaminan sosial
ketenagakerjaan bagi non PNS/ASN, dan sudah ada hukum tua/desa di Kabupaten
Minahasa agar warganya ikut BPJS Ketenagakerjaan. "Kami ucapkan terima kasih
kepada Pemkab Minahasa beserta jajarannya yang telah mendukung program
jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Toto.
Sementara, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis mengatakan,
program jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bentuk bersiap diri para pekerja
untuk menghadapi hari tua. Di mana, di hari tua nanti kemampuan bekerja sudah
menurun.
"Kita semua perlu menyiapkan diri, oleh karenanya negara melalui UU Jaminan
Sosial bilang ini semua harus ditangani. Artinya marilah ikut program negara ini
supaya kesejahteraan terjamin," kata Ilyas.
Menurut Ilyas, keikutsertaan para pekerja ini manfaatnya akan dikembalikan kepada
pekerja. Karena, BPJS Ketenagakerjaan bukan lembaga pencari laba.
"Misalnya ada pekerja yang kecelakaan kerja, ketika sakit nanti akan dirawat dan
ditangung berapapun biayanya," kata Ilyas.
Demikian juga misalnya ketika terjadi musibah kepada pekerja yang berujung
kematian. Maka, ahli warisnya bias mendapatkan tunjangan sesuai dengan aturan
yang ditetapkan.
"Jadi inilah BPJS Ketenagakerjaan hadir sekali lagi bukan asuransi tetapi ini lembaga
yang dijamin oleh negara," kata Ilyas. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan merupakan
bentuk gotong royong 52 juta pekerja di Indonesia. Di mana, para pekerjanya saling
melindungi satu sama lain.
Page 64 of 66.

