Page 153 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JANUARI 2020
P. 153
Menaker Ida meminta agar BLK dan BLKK membangun relasi dan kemitraan untuk
menyiapkan SDM , termasuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di ibu kota baru
nanti.
"Jangan berhenti memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk tingkatkan
kompetensi mereka. Fasilitasi sudah kami berikan. Selebihnya di tangan bapak ibu-
lah BLKK efektif memberikan peningkatan kompetensi SDM kita. Siaap ya Bapak
Ibu?," kata Menaker
"Siaaaap," jawab serentak perwakilan BLKK dan pegawai BLK Samarinda.
"Saya yakin dan percaya bapak ibu akan siap menjadi garda terdepan di komunitas
masing-masing, membantu meningkatkan kompetensinya," lanjut Menaker.
Sementara Hasyim Asyari, Perwakilan BLKK dari Pondok Pesantren (Ponpes) Binaul
Muhajirin, kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim, mengusulkan agar ada
penambahan delapan BLKK di PPU untuk menyiapkan SDM menjelang IKN baru.
"Kami yakin bantuan pelatihan dan pengelolaan BLKK, akan bisa bersaing
kompetensinya dengan BLKK lain," katanya.
Hal senada dikatakan Sujarwanto, perwakilan BLKK dari Ponpes Hidayatullah,
kabupaten Pulang Pisau, Kalteng. Sujarwanto menyebut ada empat BLKK Kemnaker
dengan kejuruan Teknogi Informasi (TI); Menjahit; dan Las 3, Dengan wilayah yang
luas dan jarak antar penduduk yang jauh, dia juga meminta ada tambahan BLKK di
wilayahnya.
"Jarak Pulang Pisau ke Sampit itu 500km, kasihan masyarakat Sampit yang mau
belajar tak terjangkau. Kami minta di Sampit, Pangkalan Bun dan Sukamara juga
dibuat BLKK, " katanya.
Sedangkan Kepala BLK Samarinda Andri Susilo menjelaskan rencana target
Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) UPTP BLK Samarinda Tahun 2020 untuk BLK
Komunitas 768 orang; Mobile Training Unit (352); Institusional Boarding (336);
Institusional Non Boarding (560) dan PFLK (64). Total arget PBK sebesar 4.432
orang.
Andri Susilo berharap kedatangan Menaker ke dan meninjau langsung kondisi SDM,
sarana maupun fasilitas yang ada di BLK Samarinda, memberikan dukungan penuh
terhadap peningkatan SDM dalam hal jumlah maupun kapasitasnya.
"Tentunya dukungan anggaran untuk meningkatkan fasilitas pelatihan yang ada
khususnya alat berat. Karena di Kalimantan, khususnya Kaltim dikenal dengan
daerah tambang dan perkebunan yang kegiatan operasinya banyak mengoperasikan
alat berat, " ujar Andri.
Page 152 of 267.

