Page 206 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JANUARI 2020
P. 206
Title TERJERAT KASUS NARKOBA DI HONG KONG, WNI WARTINI DIVONIS BEBAS
Media Name detik.com
Pub. Date 17 Januari 2020
https://news.detik.com/berita/4863074/terjerat-kasus-narkoba-di-hong-k ong-wni-
Page/URL
wartini-divonis-bebas
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Wartini divonis bebas
dari tuntutan penjara kasus narkoba di Hong Kong. Wartini sebelumnya dituntut
sebagai kurir narkoba.
Informasi ini disampaikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong
melalui laman resmi kemlu.go.id, Jumat (17/1/2020). Wartini divonis bebas pada 15
Januari 2020 di tingkat banding.
Wartini awalnya ditangkap petugas dari Bea dan Cukai Hong Kong pada 28
Agustus 2018. Saat itu Wartini diminta temannya mengambilkan paket di Kantor Pos
Hong Kong yang ternyata berisi 1.200 gram narkotika jenis metamphetamine.
Setelahnya dia menjalani proses hukum hingga akhirnya divonis bebas. Konjen RI
Ricky Suhendar mengatakan tim perlindungan WNI memberikan pendampingan
pada Wartini sedari mula.
Saat proses banding di Pengadilan Tinggi Hong Kong pun tim tersebut disebut
Ricky turut memberikan pendampingan, termasuk pihak pengacara dan
penerjemah. Saat dikunjungi pihak KJRI Hong Kong sebelumnya, Wartini mengaku
paket itu bukan miliknya.
"Paket ini bukan milik saya. Saya hanya membantu teman saya yang meminta
tolong untuk diambilkan paket. Saya diberitahu teman saya bahwa isinya perhiasan
dan baju," kata Wartini saat itu.
Kini setelah divonis bebas, Wartini nantinya akan dibawa ke rumah singgah KJRI
Hong Kong untuk proses kepulangannya ke Tanah Air. Sementara itu terkait
kejadian ini Ricky mengimbau pada seluruh WNI di luar negeri terutama Hong Kong
untuk lebih waspada.
"Saya berharap kejadian yang sama tidak terulang. Oleh karena itu, seluruh PMI
(Pekerja Migran Indonesia) kiranya selalu berhati-hati dan waspada. Jangan pernah
mengambilkan barang orang lain, meskipun itu teman kita sendiri yang sudah kita
percaya. Jangan sampai WNI lainnya menjadi korban," kata Ricky.
(zap/dhn)
Page 205 of 267.

