Page 202 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JANUARI 2020
P. 202

Title          ANGGOTA DPR INGIN SEMUA PIHAK BERSABAR TERKAIT "OMNIBUS LAW"
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      17 Januari 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1253663/anggota-dpr-ingin-semua-piha k-bersabar-
               Page/URL
                              terkait-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Jakarta - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menginginkan berbagai pihak
               bersabar menunggu Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja, yang
               merupakan bagian dari  omnibus law  yang dikonsepkan Kabinet Kerja Presiden
               Joko Widodo.


                "Alangkah eloknya kalau semua pihak bersabar untuk menunggu pembahasan di
               parlemen," katanya di Jakarta, Jumat.


                 Untuk itu, ujar Rahmad, sebaiknya berbagai pihak berpikir positif terlebih dahulu
               dan jangan prematur untuk mengambil sikap menolak, sedangkan draf RUU-nya
               belum diterima secara resmi oleh parlemen.


                Politisi PDIP itu menyadari ada kesan penolakan dari kalangan pekerja merupakan
               hal wajar karena itu terkait dengan nasib mereka, tetapi lebih baik bila bersabar
               terlebih dahulu.


                Ia juga mengutarakan keprihatinannya terkait aksi unjuk rasa, yang rencananya
               bakal dilakukan secara bergelombang oleh kalangan pekerja, karena bisa saja
               demonstrasi tersebut dimanfaatkan "penumpang gelap".


                Rahmad menyarankan unjuk rasa seperti itu dapat dihindari sebelum parlemen
               mengkaji secara terperinci isi dari RUU Cipta Lapangan Kerja.


                RUU Cipta Lapangan Kerja terdiri atas 11 klaster, antara lain penyederhanaan
               perizinan, persyaratan investasi, ketenagakerjaan, kemudahan pemberdayaan dan
               perlindungan UMKM, kemudahan berusaha, dukungan riset dan inovasi, administrasi
               pemerintahan, pengenaan sanksi, pengadaan lahan, investasi dan proyek
               pemerintah serta kawasan ekonomi.

                Sebelumnya, Peneliti Institute For Development of Economics and Finance Media
               Wahyudi Askar menyampaikan  omnibus law  merupakan momentum untuk
               menciptakan kebijakan inovatif sebagai upaya mengembangkan usaha mikro, kecil,
               dan menengah (UMKM) di Indonesia.

                "Memang tidak mudah menemukan fomulasi aturan pengembangan UMKM di
               Indonesia. Namun demikian, setidaknya ada beberapa elemen yang harus ditangkap
               oleh  omnibus law  ," kata Media.



                                                      Page 201 of 267.
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207