Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 32

UMK 2020 NAIK, BURUH DI KARAWANG DAN SUBANG MALAH RESAH KEHILANGAN
               Title          PEKERJAAN, CEMAS PABRIK DITUTUP
               Media Name     jabar.tribunnews.com
               Pub. Date      02 Desember 2019
               Page/URL       https://jabar.tribunnews.com/2019/12/02/umk-2020-naik-buruh-di-karawan g-dan-
                              subang-malah-resah-kehilangan-pekerjaan-cemas-pabrik-ditutup
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative

               UMK 2020 NAIK, BURUH DI KARAWANG DAN SUBANG MALAH
               RESAH KEHILANGAN PEKERJAAN, CEMAS PABRIK DITUTUP

               TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG-  Sejumlah  buruh  khawatir kehilangan pekerjaan
               pascapenetapan  UMK 2020  di  Jawa Barat  .

               Kenaikan  UMK 2020  di beberapa wilayah di  Jawa Barat  memicu sejumlah pabrik
               untuk memindahkan usaha ke tempat lain yang upah kerjanya lebih murah.


               Rahmia (23), misalnya, pekerja di sebuah industri di Kabupaten  Karawang  ,
               mengatakan khawatir pabrik tempat ia bekerja akan ditutup.


               Ia sedang menikmati gaji yang mencapai Rp 4,8 juta per bulan tapi cemas tak lagi
               sama di tahun depan.


               Dia dan pekerja lainnya di pabrik tersebut dihantui pemindahan pabriknya ke Jawa
               Tengah.

               "Perusahaan aku udah buka pabrik di Jawa Tengah. Sebagian karyawan udah
               dipindahkan ke sana. Ya, kalau pindah gitu, gajinya UMK sana," katanya.

               UMK 2020 Kabupaten  Karawang  Rp 4.594.324,54, paling di  Jawa Barat  .

               Ada kenaikan Rp 360.314,27 dibanding UMK 2019 yang ada di angka Rp
               4.234.010,27.

               Menurutnya, pemindahan lokasi pabrik ke Jawa Tengah itu membuat banyak
               karyawan memilih keluar.


               "Aku juga kalau dimutasi, pasti ngundurin diri," kata Rahmia.

               Menurutnya, sia-sia saja ada kenaikan  UMK 2020  tapi pada akhirnya  perusahaan
               pindah.

               "Buat apa gaji gede tapi nantinya harus resign? Jadinya enggak mikirin UMK,
               mikirinnya ke usaha pabriknya apa mau lanjut apa enggak," katanya.

               Serupa di  Karawang  , sejumlah  perusahaan  di  Subang  pun memindahkan lokasi
               pabrik.

               Ketua Forum Pekerja Garmen  Jawa Barat  , Tarjum, menyebut selama 2019, lima
               pabrik di  Subang  pindah dan ribuan pekerja terkena PHK.





                                                       Page 31 of 116.
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37