Page 42 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 42

Title          RIDWAN KAMIL TERBITKAN SK UMK 2020, BURUH TETAP UNJUK RASA
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      02 Desember 2019
                              https://bisnis.tempo.co/read/1278988/ridwan-kamil-terbitkan-sk-umk-202 0-buruh-tetap-
               Page/URL
                              unjuk-rasa
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya menerbitkan Surat Keputusan
               Gubernur Nomor 561/Kep.983-Yanbangsos/2019 tentang Upah Minimum
               Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Barat tahun 2020, tertanggal 1 Desember 2019.


               Surat tersebut mencabut Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor
               561/75/Yanbangsos tanggal 21 November 2019 tentang Pelaksanaan UMK 2020
               yang menuai penolakan, hingga buruh mengancam mogok daerah selama 3 hari
               yang rencananya akan dimulai hari ini, Senin, 2 Desember 2019.

               Siaran pers Pemerintah Daerah Jawa Barat lewat Humas Pemerintah Provinsi
               membenarkan terbitnya surat itu yang berisi penetapan UMK 2020 di Jawa Barat
               untuk masing-masing daerahnya. "UMK dengan besaran yang tercantum pada
               Kepgub, mulai dibayarkan pada 1 Januari 2020," kata Kepala Biro Hukum dan HAM,
               Sekretariat Daerah Jawa Barat, Eni Rohyani, dikutip dari keterangan tertulisnya,
               Ahad, 1 Desember 2019.


               Surat Keputusan Gubernur tentang UMK 2020 itu berisi 7 diktum. Di antaranya berisi
               pernyataan pencabutan Surat Edaran tentang Pelaksanaan UMK 2020, menetapkan
               besaran UMK masing-masing daerah, meminta pengusaha memberlakukan struktur
               dan skala upah, hingga ketentuan tentang penangguhan upah.

               Khusus soal penangguhan pelaksanaan UMK 2020 dirinci dalam Diktum ke-7 yang
               meminta agar perusahaan yang tidak mampu membayar upah mengikuti besaran
               UMK agar mengajukan permohonan penangguhan pembayaran upah minimum
               paling lambat 20 Desember 2019. Salah satu butir Diktum 7 tersebut isinya ada
               yang khusus ditujukan bagi industri padat karya.

               "(Pada salah satu poinnya) Terdapat penekanan bahwa pengusaha termasuk
               industri padat karya yang tidak mampu membayar upah sesuai UMK, dapat
               melakukan kesepakatan bipartit dengan pengawasan dan persetujuan dari
               Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Provinsi Jabar," kata Eni.


               Merespons hal ini, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
               Provinsi Jawa Barat  Roy Jinto mengatakan, buruh memutuskan membatalkan





                                                       Page 41 of 116.
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47