Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 47
Title KSPSI HARAP GUBERNUR JABAR TAK LAGI PICU POLEMIK TERKAIT UPAH BURUH
Media Name aktual.com
Pub. Date 02 Desember 2019
Page/URL https://aktual.com/kspsi-harap-gubernur-jabar-tak-lagi-picu-polemik-te rkait-upah-buruh/
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena
Wea, berharap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil tidak lagi
mengeluarkan kebijakan yang memicu polemik terkait upah buruh setelah
mengeluarkan Surat Edaran Nomor 561/75/Yanbangsos mengenai pelaksanaan
aturan upah minimum kabupaten/kota tahun 2020 kepada seluruh pemimpin
perusahaan di wilayahnya.
Dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin (2/12), Andi mengatakan
bahwa keputusan Gubernur Jawa Barat mengeluarkan surat edaran itu
menimbulkan polemik mengingat menurut aturan ketetapan mengenai upah buruh
mestinya dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur, bukan hanya surat edaran,
sehingga ada konsekuensi pidana jika perusahaan tidak menaati.
"Dengan mengeluarkan surat edaran, ini seperti membuka ruang untuk semua
perusahaan bahwa tidak wajib menyesuaikan upah buruh," katanya.
"Tentunya keputusan kontroversial ini membuat buruh di Jawa Barat marah dan
akan menggelar aksi besar-besaran dari gabungan seluruh serikat pekerja yang ada
di Jawa Barat," ia menambahkan.
Andi menjelaskan, dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan sudah ada aturan
bahwa kalau perusahaan benar-benar tidak mampu menaikkan upah maka
penangguhan kenaikan upah bisa dilakukan.
Pada 1 Desember, Gubernur Jawa Barat akhirnya menerbitkan Surat Keputusan
Gubernur tentang Upah Minimal Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2020.
Andi menyebut penerbitan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat itu sebagai kabar
menyejukkan bagi buruh. Ia berharap Ridwan Kamil tidak lagi mengeluarkan
kebijakan kontroversial terkait upah buruh.
Penerbitan surat keputusan itu juga diharapkan membuat situasi kembali kondusif.
Page 46 of 116.

