Page 112 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JUNI 2019
P. 112
Dia menuturkan, Pemerintah Indonesia menargetkan sekitar 20% atau 70 ribu
pekerja bisa terserap dalam program kerja sama Tenaga Kerja Asing (TKA)
berketerampilan spesifik di Jepang.
"Melalui kebijakan TKA tersebut, Pemerintah Jepang membuka peluang kerja pada
14 sektor bagi tenaga kerja asing SSW," ungkap dia.
Sektor-sektor pekerjaan yang dibutuhkan antara lain Care worker; Building Cleaning
Management; Machine Parts and Tooling Industries, Industrial Machiner, Industry
Electric, Electronics, and Information Industries Construction Industries Shipbuilding
and Ship Machinery Industry.
Baca Juga: Indonesia Siapkan Tenaga Kerja Skill Tinggi untuk Jepang
Selain itu, Automobile repair and maintenance,Aviation Industry, Accomodation
Industry,Agriculture, Fishery and Aquacultur,Manufacture of food and beverages
dan Food service industry.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang telah menjalin kerja
sama di bidang penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified
Skilled Worker (SSW) untuk bekerja di Jepang.
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan, standar salary atau gaji yang
diterima di Jepang sebagai pekerja berketerampilan spesifik bisa sampai Rp20 Juta
per bulan. Pendapatan tersebut bisa mengalahkan gaji seorang Menteri.
"Kalau kayak nurse atau perawat ya lebih tinggi dari menteri. Kisarannya bisa Rp20
juta untuk skill worker," ujar dia.
Dia menuturkan bahwa saat ini sudah ada 60 ribuan pemagang di Jepang. Dan
untuk pekerja dengan status magang paling itu sekitar Rp4 juta -Rp5 juta.
"Ke depannya kami akan terus melakukan pengamatan kepada negara-negara lain
yang membutuhkan tenaga kerja Indonesia. Adapun ia bilang negara-negara Eropa
saat ini tengah membutuhkan banyak tenaga kerja," ungkap dia
(dni)
Page 111 of 185.

