Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JUNI 2019
P. 109
Title KEMNAKER: PABRIK KOREK API DI LANGKAT MASUK KATEGORI ILEGAL
Media Name rmol.id
Pub. Date 25 Juni 2019
https://rmol.id/read/2019/06/25/393893/kemnaker-pabrik-korek-api-di-la ngkat-masuk-
Page/URL
kategori-ilegal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Tim gabungan pengawas ketenagakerjaan menemukan enam pelangaran
ketenagakerjaan di pabrik korek api milik PT. Kiat Unggul, yang terbakar pada
Jumat lalu(21/6). Tim pusat dan daerah tersebut sudah menyelesaikan investigasi
tahap awal di pabrik yang berlokasi Desa Sabirejo, Binjai, Kabupaten Langkat,
Sumatera Utara tersebut.
"Enam pelanggaran itu menjadi pijakan pengawas untuk menyelesaikan kasus
ketenagakerjaan diperusahaan tersebut. Sikap pengawas jelas, tiap pelangaran
harus ditindak," kata Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri, Selasa (25/6).
Enam pelanggaran tersebut, pertama, perusahaan tidak memberikan perlindungan
kepada pekerja terkait kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan baik mental
maupun. Kedua, didapati perusahaan mempekerjakan pekerja anak atas nama Rina
umur 15 tahun. Ketiga, perusahaan belum membuat wajib lapor ketenagakerjaan
untuk lokasi kejadian.
Diketahui, pabrik tersebut merupakan cabang dari PT. Kiat Unggul yang berada di
Jalan Medan-Binjai KM 15,7, Kabupaten Deliserdang. Perusahaan tidak melaporkan
keberadaan cabang perusahaan tersebut kepada dinas ketenagakerjaan, sehingga
keberadaannya tidak tercatat oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara.
Perusahaan masuk kategori ilegal.
Keempat, perusahaan membayar upah tenaga kerja lebih rendah dari ketentuan
upah minimum Kabupaten Langkat. Kelima, perusahaan belum mengikutsertakan
pekerjanya dalam program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJS
Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
"Hanya satu pekerja yang sudah didaftarkan pada BPJS Ketenagakerjaan,
selebihnya belum," kata Menaker.
Page 108 of 185.

