Page 465 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 DESEMBER 2021
P. 465

Judul               Kecewa Penetapan UMK 2022 Jateng, Buruh Tempuh Jalur Hukum
                Nama Media          semarang.ayoindonesia.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://semarang.ayoindonesia.com/semarang-raya/pr-
                                    772039558/kecewa-penetapan-umk-2022-jateng-buruh-tempuh-jalur-
                                    hukum
                Jurnalis            Audrian Firhannusa
                Tanggal             2021-12-02 10:45:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 10.000.000
                News Value          Rp 30.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif

              Ringkasan

              Penetapan UMK Jateng 2022, Rabu 1 Desember 2021, membuat Aliansi Buruh Jawa Tengah
              kecewa berat. Bahkan karena kecewa dengan penetapan UMK Jateng 2022 itu, Aliansi Buruh
              Jawa Tengah menyiapkan proses hukum untuk menggugat kebijakan tersebut.



              KECEWA PENETAPAN UMK 2022 JATENG, BURUH TEMPUH JALUR HUKUM

              SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Penetapan UMK Jateng 2022, Rabu 1 Desember
              2021, membuat Aliansi Buruh Jawa Tengah kecewa berat.

              Bahkan karena kecewa dengan penetapan UMK Jateng 2022 itu, Aliansi Buruh Jawa Tengah
              menyiapkan proses hukum untuk menggugat kebijakan tersebut.

              Juru Bicara Aliansi Buruh Jawa Tengah, Karmanto menegaskan, pihaknya menolak keras Surat
              Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah 561/39 Tahun 2021 tentang UMK Jateng 2022 untuk 35
              kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

              Tertinggi  di  Jawa  Tengah,  Segini  Besarannya  “Kami  menyatakan  dengan  keras  dan  tegas
              menolak atas ditetapkannya UMK 2022 tersebut,” ujarnya, Rabu 1 Desember 2021.

              Pihaknya meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera merevisi upah minimum di 35
              kabupaten dan kota.

              menurutnya, Ganjar harus menaikkan UMK Jateng 2022 sebesar 16 persen, sesuai usulan kami
              yang telah kami sampaikan tertanggal 14 November, 17 November, dan 29 November 2021,
              melalui Kadisnaker.

              Menurutnya sudah jelas Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan
              Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan telah dinyatakan oleh
              Mahkamah Konstitusi (MK) adalah inkonstitusional.

              Artinya, pemerintah harus menangguhkan segala tindakan atau kebijakan yang bersifat strategis
              dan berdampak luas.
                                                           464
   460   461   462   463   464   465   466   467   468   469   470