Page 484 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 DESEMBER 2021
P. 484

Terkait penetapan upah tersebut, Ridwan Kamil tegaskan bahwa dirinya sebagai kepala daerah
              tak bisa berbuat banyak. Pasalnya kini penetapan upah diatur dalam PP 36 tahun 2021 tentang
              pengupahan.

              "Namun  PP  36  tahun  2021  secara  substansial  mencabut  kewenangan  kepala  daerah  dalam
              menentukan sendiri upah buruh 2022," kata Ridwan Kamil dalam keterangan di instagramnya
              yang dikutip hari ini Kamis, 1 Desember 2021.

              Dalam keterangan unggahannya itu, Ridwan Kamil tegaskan, meski dirinya sedang berada di
              luar  kota  saat  buruh  demo,  dirinya  sempat  menemui  perwakilan  buruh  secara  daring.  Dia
              mengakui menerima keluhan buruh yang diwakili oleh empat pimpinan serikat buruh.

              "60 menit kami bersama Kapolda Jabar menyimak dan mendengarkan walaupun secara daring
              saat  pimpinan  serikat  buruh  berkumpul  di  hotel  Preanger.  4  pimpinan  serikat  buruh  diberi
              kesempatan menyampaikan uneg-unegnya terkait pengupahan secara panjang lebar," paparnya.

              Namun kembali, Ridwan Kamil menegaskan bahwa kini penetapan upah diatur oleh pemerintah
              pusat sehingga kepala daerah memiliki kewenangan terbatas soal pengupahan.

              "Karena  pengupahan  masuk  kategori  Program  Strategis  Nasional,  maka  semua  daerah
              diwajibkan menggunakan rumus yang sama dari kemenaker yang hasilnya hari ini diumumkan.
              Termasuk sanksi pemberhentian permanen bagi kepala daerah yang melanggar," jelasnya.

              Dia menegaskan penetapan upah yang berdasarkan peraturan dari pemerintah ini berlaku di
              semua daerah di Indonesia, bukan hanya di Jawa Barat.

              "Semoga tahun depan rumusnya bisa diperbaiki dan lebih memberi ruang pada dinamika dan
              kearifan lokal pada kesejahteraan buruh," pungkasnya.***










































                                                           483
   479   480   481   482   483   484   485   486   487   488   489