Page 486 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 DESEMBER 2021
P. 486
Menurutnya, sidang Dewan Pengupahan Provinsi Kepri berjalan dengan baik dalam pembahasan
Upah Minimum Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri sesuai dengan rekomendasi dari bupati dan
wali kota.
Rapat Dewan Pengupahan Provinsi Kepulauan Riau berlangsung 24 November 2021, yang
dituangkan dalam berita acara tentang Rekomendasi Besaran Angka Upah Minimum
Kabupaten/Kota (UMK) se-Provinsi.
Berdasarkan hal tersebut, Ansar mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1366 Tahun 2021 untuk
UMK Kabupaten Bintan sebesar Rp 3.648.714 atau sama dengan Tahun 2021 lalu. Angka
tersebut masih di atas nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) yang sudah ditetapkan.
Kemudian, UMK Kota Tanjungpinang tahun 2022 sebesar Rp 3.053.619 atau naik Rp 40,608
(1,35 persen) dari UMK 2021. Jumlah tersebut dituangkan lewat SK Gubernur Nomor 1365 Tahun
2021.
Berikutnya, melalui SK Nomor 1367 tahun 2021, Gubernur menetapkan UMK Kabupaten Karimun
2022 sebesar Rp 3.348.765. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 12,863 (0,39 persen)
dari UMK Karimun Tahun 2021.
Selanjutnya, Kabupaten Natuna sebesar Rp 3.125.272 atau mengalami kenaikan Rp 18,297 (0,59
persen) dari UMK 2021. Keputusan tersebut tertuang dalam SK Gubernur Nomor 1368 tahun
2021.
Kemudian, untuk Kabupaten Anambas, UMK yang ditetapkan melalui SK Gubernur Kepri Nomor
1369 tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp 3.518.249 atau mengalami penyesuaian sebesar Rp
16,680 (0,48 persen) dari UMK Tahun 2021.
Selain itu, lewat SK Nomor, Ansar juga menetapkan UMK Kabupaten Lingga sebesar tahun 2022
sebesar Rp 3.050.172 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 13.952 (0,46 persen).
Atas keputusan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengharapkan semua pihak dan
seluruh elemen masyarakat untuk menghargai keputusan ini serta tetap memelihara dan
meningkatkan iklim investasi yang kondusif di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
“Mudah-mudahan kebijakan pengupahan yang telah diambil dapat menjadi salah satu faktor
pendorong pertumbuhan ekonomi Kepri,” ujar Ansar.
Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung, Hasan, menambahkan, Gubernur Kepri
mengapresiasi kepada para serikat buruh yang telah menyampaikan aspirasinya dengan aman
dan tertib.
“Mari kita menjaga kondisi Kepri tetap kondusif,” pinta Hasan.
(*) (*)
485

