Page 490 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 DESEMBER 2021
P. 490

Pemprov Banten telah menetapkan UMK Kota Tangerang 2022 sebesar Rp 0,56 persen. Dan
              kenaikan itu sesuai dengan aturan pemerintah.
              "Benar,  UMK  di  Kota  Tangerang  telah  naik  sebesar  0,56  persen.  Keputusan  tersebut  telah
              ditetapkan oleh Pemprov Banten," tutupnya. UMK Kota Tangsel 2022 sebesar Rp 4.280.214, naik
              1,17 persen dibanding 2021.

              Kadisnaker Kota Tangsel Sukanta mengatakan UMK telah ditetapkan Gubernur Banten. Namun,
              serikat pekerja  masih  tidak terima dan  tetap  menuntut  kenaikan  lebih  tinggi.  "Serikat  masih
              teriak-teriak dan saya minta agar serikat di Tangsel bersabar dulu.

              Memang beberapa gagasan disampaikan mereka agar pemerintah daerah memfasilitasi untuk
              bisa  berbicara  dengan  pemerintah  pusat,"  tambahnya.  Menurutnya,  serikat  minta  kenaikan
              tersebut bukan berdasarkan PP dan paling tidak ada negosiasi antara serikat dengan pengusaha
              melalui tripartit.

              "Namun, kalau kita harus ikut campur ya nanti kita fasilitasi," jelasnya. Menurutnya, serikat ada
              yang minta agar dipertemukan dengan pengusaha, isinya minta naik UMK.

              "Tuntutan serikat untuk UMK tahun depan naik 5,4 persen. Kalau untuk tingkat kabupaten kota
              minta 10 persen atau 400 ribuan," tuturnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazru
              my mengatakan, UMK 2022 sudah diputuskan berdasarkan usulan dari Apindo masing- masing
              kota kabupaten.

              Sedangkan pemerintah hanya mengesahkan saja. "Pemerintah harus ada di tengah, tidak bisa
              berpihak kepada pengusaha atau buruh. Pemerintah itu bagaimana menjaga iklim investasi di
              Banten agar bisa kondusif. Sudah banyak industri-industri Banten yang relokasi keluar daerah
              karena upah mahal.

              Alasannya  karena  pindah  cabang  dan  lama-lama  pindah.  Kalau  banyak  yang  pindah  maka
              pengangguran banyak," ungkapnya. Menurutnya, saat ini ada perusahaan yang terdampak dan
              tidak akibat pandemi Covid- 19.

              Perusahaan  yang  terdampak  kondisinya  memprihatinkan  dan  yang  tidak  terdampak  telah
              difasilitasi untuk bisa membuka komunikasi dengan pengusaha dan buruh.

              "Hasilnya kemarin (Selasa) kita rangkum dan dicatat dan kami kirim surat ke Kemenaker, atas
              kondisi yang ada pada saat ini yang memiliki tidak keadilan bagi buruh," tutupnya.
              (sep/ran/bud)

              Caption:

              Sebelum UMK 2022 ditetapkan buruh sudah turun ke jalan menuntut kenaikan upah layak tiga
              pekan lalu. Tuntutan buruh tidak dipenuhi pemerintah.
















                                                           489
   485   486   487   488   489   490   491   492   493   494   495