Page 488 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 DESEMBER 2021
P. 488

neutral - Dedi Sudrajat (Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3)) Seharusnya, pemerintah
              tidak boleh lagi menetapkan UMK itu dengan aturan yang membuat buruh resah.. Mestinya,
              bicara kesepakatan pemerintah provinsi Banten harus sepakat dengan usulan yang kita ajukan

              positive - Rakhmansyah (Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang) Benar, UMK di Kota
              Tangerang telah naik sebesar 0,56 persen. Keputusan tersebut telah ditetapkan oleh Pemprov
              Banten

              negative - Sukanta (Kadisnaker Kota Tangsel) Serikat masih teriak-teriak dan saya minta agar
              serikat  di  Tangsel  bersabar  dulu..  Memang  beberapa  gagasan  disampaikan  mereka  agar
              pemerintah daerah memfasilitasi untuk bisa berbicara dengan pemerintah pusat

              neutral - Sukanta (Kadisnaker Kota Tangsel) Namun, kalau kita harus ikut campur ya nanti kita
              fasilitasi

              positive - Sukanta (Kadisnaker Kota Tangsel) Tuntutan serikat untuk UMK tahun depan naik 5,4
              persen. Kalau untuk tingkat kabupaten kota minta 10 persen atau 400 ribuan

              negative - Andika Hazru (Wakil Gubernur Banten) Pemerintah harus ada di tengah, tidak bisa
              berpihak kepada pengusaha atau buruh. Pemerintah itu bagaimana menjaga iklim investasi di
              Banten agar bisa kondusif. Sudah banyak industri-industri Banten yang relokasi keluar daerah
              karena upah mahal.. Alasannya karena pindah cabang dan lama-lama pindah. Kalau banyak yang
              pindah maka pengangguran banyak

              negative - Andika Hazru (Wakil Gubernur Banten) Hasilnya kemarin (Selasa) kita rangkum dan
              dicatat dan kami kirim surat ke Kemenaker, atas kondisi yang ada pada saat ini yang memiliki
              tidak keadilan bagi buruh


              Ringkasan

              Upah minimum kabupaten/kota (UMK) sudah ditetapkan Gubernur Banten. Tiga daerah upahnya
              tidak naik. Kabupaten Serang, Tangerang dan Pandeglang. Sementera, Kota Tangerang, Kota
              Tangsel, Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Lebak UMK naik. Paling tinggi Kota Tangsel
              naik 1,17 persen atau sebesar Rp 49.422. Kota Tangerang UMK naik Rp 23.783 atau 0,56 persen.
              Buruh di Kabupaten Tangerang bereaksi setelah mengetahui UMK 2022 tidak naik. Masih sama
              dengan UMK 2021. Sebesar Rp4.230.792. Buruh sebelumnya mengajukan kenaikkan 10 persen.


              ANCAM MOGOK KERJA

              Upah minimum kabupaten/kota (UMK) sudah ditetapkan Gubernur Banten. Tiga daerah upahnya
              tidak naik. Kabupaten Serang, Tangerang dan Pandeglang. Sementera, Kota Tangerang, Kota
              Tangsel, Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Lebak UMK naik.
              Paling tinggi Kota Tangsel naik 1,17 persen atau sebesar Rp 49.422. Kota Tangerang UMK naik
              Rp 23.783 atau 0,56 persen. Buruh di Kabupaten Tangerang bereaksi setelah mengetahui UMK
              2022  tidak  naik.  Masih  sama  dengan  UMK  2021.  Sebesar  Rp4.230.792.  Buruh  sebelumnya
              mengajukan kenaikkan 10 persen.
              Wakil Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang
              Budiono menilai, keputusan Gubernur Banten terkait UMK 2022 tidak berpihak kepada buruh.




                                                           487
   483   484   485   486   487   488   489   490   491   492   493