Page 73 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2019
P. 73

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto,
               Muhammad Zulkarnaen menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan
               apresiasi kepada Polres Mojokerto Kota khususnya kepada Kapolres Mojokerto Kota
               karena telah peduli terhadap tenaga kerja yang berada di wilayah kerjanya.

               "Semoga setelah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, petugas kebersihan ini
               memiliki rasa aman dalam bekerja karena sudah memiliki penjamin ketika terjadi
               kecelakaan kerja atau bahkan meninggal dunia. Menyadari pentingnya menjadi
               peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka dihimbau kepada pemberi kerja ataupun

               pelaku usaha lain yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar segera
               mendaftar," ujarnya.

               Selain manfaat yang didapat, lanjut Zulkarnaen, juga karena sanksi administrasi
               yang menunggu bagi pemberi kerja yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya
               dalam program BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan sesuai amanah
               Undang-undang menyelenggarakan 4 program jaminan sosial tenaga kerjakerja.

               "Yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua
               (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan
               perlindungan bagi tenaga kerja yang berada di wilayah Indonesia, maupun WNI
               yang bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI)," jelasnya.

               Jumlah tenaga kerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan pada badan

               usaha di wilayah Kota Mojokerto per April 2019 sebanyak 11.059 orang. Klaim yang
               disalurkan selama 2019 hingga bulan April sebanyak 41 kasus JKM dengan nominal
               Rp1,17 miliar, 195 kasus JKK dengan nominal Rp806 juta.

               Sebanyak 912 klaim JHT senilai Rp12,3 miliar dan 268 klaim JP senilai Rp271 juta.
               Selain menyelenggarakan empat program utama, BPJS Ketenagakerjaan memiliki
               Manfaat Layanan Tambahan (MLT) bagi pesertanya. MLT yang ditawarkan yaitu
               fasilitas pembiayaan perumahan pekerja (FPPP) dan co-marketing.

               Melalui pengajuan FPPP, tenaga kerja peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan

               keringanan cicilan bunga untuk pembiayaan perumahan. Co-marketing merupakan
               program kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan perusahaan mitra untuk
               memberikan diskon atau pemberian voucher bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

               "Segenap manajemen dan staf BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto mengucapkan
               Selamat HUT Bhayangkara ke-73 Tahun 2019. Semoga Kepolisian Republik
               Indonesia, khususnya Polres Mojokerto Kota dapat menjadi contoh sebagai
               pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," pungkasnya.



                                                       Page 72 of 95.
   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78