Page 132 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 132
Judul Survei IPO: Yasonna-Terawan Diinginkan Direshuffle, Susi Diharapkan
Kembali
Nama Media kumparan.com
Newstrend Sidang Kabinet Paripurna Di Istana Negara
Halaman/URL https://kumparan.com/kumparannews/survei-ipo-yasonna-terawan-
diinginkan-direshuffle-susi-diharapkan-kembali-1tjsb0YdrVK
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-04 17:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Dedi Kurnia Syah (Direktur IPO) Dulu kami juga melakukan survei kira-kira ada
reshuffle dulu kan yang menjawab diperlukan hanya 42 persen. Tetapi hal ini sangat signifikan
sekali peningkatannya, masyarakat yang menganggap perlu dilakukan reshuffle ada 72,9 persen
positive - Dedi Kurnia Syah (Direktur IPO) Kalau nama-nama yang muncul yang paling muncul
pertama adalah bukan nama yang asing yaitu Yasonna Laoly Menteri Hukum dan HAM ada 64,1
persen dinyatakan paling layak dilakukan reshuffle. Kemudian nama Terawan Agus Putranto
52,4 persen, ketiga ada Ida Fauziah 47,5 persen. Secara berturut-turut kemudian ada Fachrul
Razi, Edhy Prabowo, Luhut Binsar Panjaitan, Juliari batubara, Teten Masduki, Zainuddin Amali
dan 10 besarnya diakhiri oleh Erick Thohir
neutral - Dedi Kurnia Syah (Direktur IPO) Ada harapan juga kepada orang-orang yang
diharapkan untuk menggantikan ini. Jadi posisi tokoh yang diharapkan kembali untuk bergabung
dengan kabinet diisi oleh Susi Pudjiastuti dengan 37,2 persen, kemudian ada Arif Yahya 32,2
persen. Kemudian ada Dahlan Iskan 31,4 persen. Secara berturut-turut yang paling bawah ada
Rizal Ramli, Ignasius Jonan, Sandiaga Uno, BTP, Said Aqil
Ringkasan
Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terkait kepuasan publik terhadap kinerja
menteri Presiden Jokowi dalam Kabinet Indonesia Maju di masa pandemi COVID-19, salah
satunya terkait reshuffle kabinet Jokowi. Survei dilakukukan pada 8-25 Juni 2020.
Direktur IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, sebelum Jokowi mengancam melakukan reshuffle
kabinet , pihaknya telah melakukan survei terhadap kepuasan masyarakat terhadap kinerja
131

